nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Etika Makan yang Wajib Diketahui kalau Mau Libur Lebaran di China

Annisa Aprilia, Jurnalis · Jum'at 08 Juni 2018 21:41 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 06 08 298 1908347 etika-makan-yang-wajib-diketahui-kalau-mau-libur-lebaran-di-china-5BngE3ks1h.jpeg Etika bersantap di China (Foto: Travel Channel)

CHINA masih berada di daratan Benua Asia, namun memiliki kebudayaan yang berbeda dengan Indonesia, termasuk dalam tata krama makannya. Bagi Anda yang hendak menyambangi China saat musim liburan tahun ini, Anda harus mengetahui beberapa etika atau tata krama makan di China.

Pasalnya, jika Anda salah dalam bersikap, apalagi ketika makan, maka akan sulit bagi Anda untuk menjadi lebih akrab dengan warga lokal setempat. Melansir dari laman Travel Channel, Jumat (8/6/2018), berikut etika makan di China yang mesti Anda tahu.

Baca juga: Wajah Polos Raisa di Masa Lalu, Beda Banget Tapi Menggemaskan!

Jangan duduk menghadap pintu masuk

Kursi yang menghadap pintu masuk rumah atau restoran disediakan sebagai tempat kehormatan untuk tamu yang ditetuakan atau tuan rumah. Jika Anda tidak yakin di mana harus duduk, kenali lebih awal posisi ini, dan jangan duduk di sana kecuali dipersilakan. Perlu diketahui juga Anda tidak boleh menolak kursi undangan.

Jangan tempelkan sumpit di mangkuk

Meletakan sumpit di mangkuk, terutama pada semangkuk nasi, karena dianggap menyerupai dupa yang digunakan saat pemakaman. Tempatkan sumpit merata di tepi mangkuk atau piring.

Jangan menyilang sumpit

Satu hal yang penting selain dua poin di atas adalah meletakan sumpit menyilang menyerupai X, karena hal tersebut artinya penyangkalan yang memiliki konotasi negatif. Jangan pula menggosok sumpit bersama-sama, karena bisa menyinggung tuan rumah, karena mereka akan mengira Anda menganggap sumpit yang disediakan kotor.

Gunakan dua tangan untuk beri dan menerima makanan

Selain mencegah makanan tumpah, menggunakan dua tangan untuk memberikan makanan pada orang lain atau saat menerima makanan menunjukkan rasa hormat dan menghargai orang lain. Taruh sumpit terlebih dahulu sebelum Anda benar-benar menerima atau memberi makanan.

 Baca juga: Nikmati Liburan di Pesisir Jakarta, Terpampang Kuliner hingga Kebudayaan Betawi

Jangan salah meletakkan sumpit

Tidak peduli seberapa banyak baijiu atau alkohol yang Anda minum, sumpit harus selalu diletakkan sesuai dengan tempatnya dan merata saat Anda tidak sedang makan. Jangan pernah menggunakan sumpit untuk menunjuk apapun. Berhati-hati pula untuk tidak membuat suara dari piring atau gelas dengan sumpit, karena dianggap seperti pengemis sedang meminta makanan.

(dno)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini