Tips Penting Buat Kamu yang Akan Mudik

Agregasi Antara, Jurnalis · Jum'at 08 Juni 2018 14:22 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 06 08 406 1908222 tips-penting-buat-kamu-yang-akan-mudik-0VNpHGXT02.jpg Ilustrasi mudik (Foto: Okezone)

BERLIBUR ke kampung halaman menjelang Lebaran (mudik) sudah di depan mata. Nah, ada tips penting yang harus kamu tahu ketika melakukan perjalanan mudik.

Praktisi klinis dari Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta Dr Ari Fahrial Syam mengingatkan pemudik untuk cukup istirahat, terutama pemudik yang menggunakan jalur darat, karena waktu sampai ke tempat tujuan tidak bisa diprediksi.

"Pemudik harus cukup istirahat sebelum berangkat, terutama bagi pemudik yang menggunakan jalan darat, mengingat waktu sampai ke tempat tujuan tidak bisa diprediksi," ujar Ari di Jakarta, Jumat (8/6/2018).

 (Baca Juga:20 Ribu Wisatawan Bakal Semarakkan Festival Toboali City On Fire III)

Dia menambahkan bagi pemudik yang memang kebetulan membawa kendaraan sendiri, sebaiknya ada beberapa anggota keluarga yang siap membawa kendaraan secara bergantian. Selain itu, manfaatkan tempat istirahat untuk bisa melakukan olahraga kecil dan bisa melakukan gerakan relaksasi, khususnya kaki, tangan dan leher.

Ari yang juga Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) menambahkan pemudik juga perlu memanfaatkan tempat istirahat untuk bisa buang air kecil agar jangan sampai menahan kencing yang akan berakibat pada infeksi saluran kencing.

 (Baca Juga:Layaknya Suku Toraja, Wisata Daerah Ini Juga Menggantung Peti Mati di Tebing)

Sementara bagi para pemudik yang tetap ingin melakukan ibadah puasa diusahakan agar perjalanan mudik pada saat sehabis buka.

 

"Pemudik juga perlu berhati-hati, membeli makanan dan minuman di pinggir jalan mengingat kualitas makanan dan minuman yang belum tentu terjaga dengan baik karena selalu terpapar dengan panas. Terutama untuk makanan dan minuman rumahan," ujar dia.

Untuk para pemudik yang akan membawa makanan untuk bekal selama perjalanan usahakan membawa makanan kering, jika tetap juga ingin membawa bekal makanan selama perjalanan harus diperhatikan bahwa makanan basah atau nasi dan lauk-pauk yang dibawa tidak dikonsumsi kurang dari enam hingga delapan jam setelah pembuatan.

Ari juga mengingatkan agar pemudik tidak lupa membawa obat-obatan sederhana, antara lain obat anti diare, obat sakit kepala, obat anti-alergi, obat antimual-muntah khususnya untuk mencegah mabuk perjalanan serta obat sakit maag.

"Jangan lupa membawa obat-obat rutin dikonsumsi untuk penderita penyakit kronis, misal penderita kencing manis, hipertensi, penderita asma, kolesterol tinggi dan asam urat," katanya.

Selain itu, mudik pada malam hari merupakan pilihan yang tepat mengingat suhu udara yang lebih dingin dan perjalanan yang lebih lengang.

(tam)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini