nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Tak Selalu Berdampak Buruk, Peneliti Ungkap Sisi Lain Minuman Beralkohol

Lidya Julita Sembiring, Jurnalis · Sabtu 09 Juni 2018 21:36 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 06 09 298 1908610 tak-selalu-berdampak-buruk-peneliti-ungkap-sisi-lain-minuman-beralkohol-QAGSP6uULO.jpg Minuman bir (Foto: Ist)

MEMINUM alkohol dianggap bukan hal yang baik karena bisa memberikan dampak buruk bagi kesehatan tubuh. Tapi bagaimana jika saya memberi tahu Anda bahwa minum alkohol bukanlah hal yang buruk? Bagaimana jika saya memberi tahu Anda bahwa menjadi peminum sebenarnya bisa menjadi ide yang baik? Terkejut, bukan?

Ini mungkin artikel pertama yang benar-benar memberi tahu tentang hal-hal ini. Nah, ini bukan sekedar omongan saja tapi ada alasan dibalik itu seperti yang dilansir dari Boldsky, Sabtu (9/6/2018).

Sebuah penelitian yang dilakukan oleh beberapa ahli telah mengungkapkan bahwa peminum alkohol, pada kenyataannya, mengalami lebih penyakit lebih sedikit dibandingkan mereka yang tidak minum sama sekali.

Para peneliti ini, mempelajari orang-orang Inggris, Finlandia, Prancis dan akhirnya mencapai kesimpulan bahwa non-alkoholik, pada kenyataannya, memiliki risiko lebih besar kena penyakit, seperti gangguan mental, masalah yang berkaitan dengan otot dan tulang serta penyakit yang berhubungan dengan perut dan paru-paru mereka.

Dokter Jenni Ervasti dari Institut Kesehatan Kerja Finlandia menyatakan, bahwa beberapa penyakit atau pengobatan penyakit mencegah untuk mengonsumsi alkohol karena dapat meningkatan risiko penyakit lebih parah di bandingkan orang-orang yang tidak mengonsumsi alkohol.

 

Dia juga lebih lanjut menjelaskan bahwa orang-orang yang mengalami masalah kesehatan karena minum alkohol berlebihan kadang-kadang pensiun lebih awal dari biasanya atau bahkan kadang-kadang menjadi pengangguran. Ini juga bisa menjadi salah satu alasan mengapa tingkat alkoholik kena penyakit gangguan mental dan sebagainya lebih rendah daripada orang yang tidak minum alkohol sama sekali.

Rekan peneliti senior di Universitas College London, Dokter James Doidge, juga mengatakan, bahwa ada kemungkinan bahwa hasil yang diberikan mungkin tidak seakurat yang mereka lihat pada keadaan seseorang. Dia juga menyatakan bahwa penelitian ini telah menunjukkan bahwa orang-orang yang benar-benar jauh dari alkohol akan bekerja lebih sering daripada orang yang biasa minum.

Bukti terbaik yang ada dari para peneliti ini tentang efek konsumsi alkohol berasal dari studi genetic. Studi ini menunjukkan bahwa tidak konsumsi alkohol pada tingkat apa pun meningkatkan risiko masalah kesehatan dan dapat mempengaruhi kebugaran dan mungkin membuat Anda tidak sehat.

Tapi, meski demikian disarankan bagi pria dan wanita untuk memastikan hanya minum kurang dari enam gelas anggur dalam satu minggu dan tidak lebih dari itu. Batas ini tidak boleh dilampaui secara kebetulan. Jika batas ini terlampaui karena alasan apa pun, itu mungkin menyebabkan kesehatan terpengaruh dan merugikan diri sendiri.

Direktur penelitian dan pengembangan kebijakan di Alcohol Research UK, dokter James Nicholls telah menyatakan bahwa para penulis bahkan menemukan fakta bahwa orang yang tidak minum alkohol sama sekali lebih mungkin menjadi miskin dari pada mereka yang minum alkohol. Ini merupakan faktor yang sangat penting untuk dipertimbangkan.

Meskipun temuan ini tidak memberikan bukti konkret bahwa meminum alkohol baik untuk kesehatan Anda, mereka masih menyarankan bahwa minum dalam jumlah sedang tidak akan membuat Anda kehilangan pekerjaan karena penyakit apa pun.

(dno)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini