nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Minum Suplemen Ternyata Tak Cegah Penyakit Mematikan, Masa Sih?

Annisa Aprilia, Jurnalis · Minggu 10 Juni 2018 01:38 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 06 09 481 1908753 minum-suplemen-ternyata-tak-cegah-penyakit-mematikan-masa-sih-Ijrt89CGyB.jpg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

SELAMA ini hampir sebagian besar orang yakin dengan minum suplemen vitamin, maka mampu menjaga tubuh dari serangan berbagai penyakit. Padahal, hal itu tidak sepenuhnya benar dan bahkan tidak bisa mencegah atau mengurangi risiko penyakit-penyakit tertentu.

Sebagaimana yang diwartakan Daily News, studi menemukan beberapa suplemen vitamin dan mineral yang populer, seperti vitamin D, kalsium, dan vitamin C, tidak akan memiliki pengaruh untuk mencegah penyakit kardiovaskular, serangan jantung, stroke atau kematian dini. Peneliti juga mengaku terkejut karena efek positif dari suplemen yang paling umum dikonsumsi orang hanya sedikit.

“Kami terkejut menemukan begitu sedikit efek positif dari suplemen vitamin dan mineral, yang paling umum dikonsumsi masyarakat itu,” ucap David Jenkins, penulis utama studi tersebut dan profesor ilmu gizi Universitas Toronto.

Baca Juga: Gaya Aneh Rambut Pesepakbola Dunia, Nomor 2 Pernah Jadi Tren di Indonesia

(Foto: Shutterstock)

Dia mengatakan, dari tinjauan yang dilakukannya penggunaan multivitamin, vitamin D, kalsium, atau vitamin C, tidaklah membahayakan tetapi tidak ada keuntungan yang nyata juga. Studi mengkaji vitamin A, B1, B2, B3 (niacin), B6, B9 (asam folat), vitamin C, D, E, dan suplemen mineral, termasuk kalsium, zat besi, seng, magnesium, dan selenium tidak memiliki dampak signifikan.

Nah, agar multivitamin yang dikonsumsi berkhasiat, maka konsumsi kombinasi dari asam folat dan vitamin B, barulah dapat mengurangi risiko seseorang terkena penyakit jantung dan stroke. Sebaliknya, para peneliti menemukan niacin yang dikombinasikan dengan antioksidan ke dalam diet bisa meningkatkan risiko kematian dini.

Baca Juga: Wajah Polos Raisa di Masa Lalu, Beda Banget Tapi Menggemaskan!

“Temuan ini menunjukkan, masyarakat harus sadar akan suplemen yang mereka konsumsi dan memastikan konsumsi multivitamin itu telah disarankan dosisnya oleh penyedia layanan kesehatan. Manfaat maksimal dari vitamin bisa didapatkan dari makanan, yang akan memenuhi kebutuhan vitamin dan mineral,” imbuhnya.

David pun menjelaskan, sejauh ini tidak ada penelitian tentang suplemen yang lebih baik daripada makanan sehat yang memiliki gizi seimbang yang seharusnya dikonsumsi oleh setiap manusia. Selain itu, untuk mencegah penyakit kardiovaskular masyarakat bisa berolahraga dengan rutin, tidak merokok dan menghindari asap rokok, dan cek kesehatan berkala.

(mrt)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini