nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Diganggu Anak Kecil saat Terbang? Coba Tips dari Pramugari Ini Deh

Pradita Ananda, Jurnalis · Selasa 12 Juni 2018 02:32 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 06 11 196 1909483 diganggu-anak-kecil-saat-terbang-coba-tips-dari-pramugari-ini-deh-uJIpWxasqJ.jpg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

BANYAK cerita yang bisa didapat ketika melakukan traveling, entah itu dalam rangka perjalanan bisnis ataupun liburan senang-senang. Banyak pengalaman yang bisa didapat, bahkan sejak di dalam alat transportasi yang kita tumpangi. Contohnya saat menaiki pesawat udara.

Salah satu kondisi yang paling sering terjadi adalah ketika di dalam pesawat ada anak kecil yang berisik karena rewel ataupun berisik karena menangis. Situasi yang menyebalkan, membuat tidak nyaman, namun kerap dialami oleh banyak orang.

Bahkan, saking menyebalkannya situasi seperti ini sebuah studi yang digelar oleh Harris Interactive, beberapa tahun lalu menyebutkan bahwa sebanyak 37 persen penumpang lebih memilih untuk duduk bersebelahan dengan penumpang dewasa yang bau badan, ketimbang duduk sebelahan dengan bayi atau anak kecil yang kerap menangis.

Lalu apakah yang harus dilakukan ketika terjebak dalam situasi seperti ini, apakah kita boleh langsung menegur sang anak yang berisik? Nah, jika menghadapi situasi ini sebaiknya melihat dulu usia sang anak yang ribut menangis tersebut.

Baca Juga: Peduli Keberlangsungan Hidup Gajah & Badak, Bocah 7 Tahun Ini Berhasil Ubah Dunia

Jika anak yang menangis ini masih bayi, cobalah untuk bersimpati, sebab mengintervensi pada dasarnya tidak akan membantu. Sebagai solusi, bisa dengan menyumpal telinga Anda dengan penutup kuping atau memasang headphones.

Namun ketika anak kecil yang berulah ini bukanlah anak bayi, melainkan anak yang sudah lebih besar, bahkan menendang-nendang bangku Anda, seperti disitat Travelandleisure, Anda punya kok hak untuk berbicara sebagaimana direkomendasikan oleh pramugari, sebaiknya teguran pertama kali dibicarakan langsung kepada sang anak terlebih dahulu.

Mengapa demikian? Pasalnya, ketika ditegur oleh orang asing dan bukan oleh orang tua mereka langsung situasi tersebut dikatakan terasa lebih nyata bagi anak-anak.

Baca Juga: Dosen Ekonomi Ini Dijuluki 'Paman Menari' Setelah Joged Uniknya Jadi Viral di India

Kemudian ketika upaya ini tidak juga berhasil, barulah coba berbicara dengan pihak orang tua sang anak. Nah, jika masalah masih berlanjut, Anda harus melibatkan seorang pramugari atau pramugara untuk menjaga agar situasi semakin menjadi-jadi meningkat jadi lebih intens.

Sosok awak kabin seperti pramugari atau pramugara, selain menjadi figur yang memiliki otoritas di pesawat terbang, pramugari dan pramugara juga sering memiliki sesuatu yang bisa digunakan sebagai pengalihan yang mengesankan untuk anak-anak. Biasanya, di dalam pesawat terdapat buku mewarnai dan hal-hal lainnya untuk dipergunakan oleh anak-anak.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini