nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Sering Jet Lag di Pesawat? Cara Ini Bisa Usir Mual dan Mabuk Selama Penerbangan

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Senin 11 Juni 2018 16:14 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 06 11 481 1909204 sering-jet-lag-di-pesawat-cara-ini-bisa-usir-mual-dan-mabuk-selama-penerbangan-A0JBfpkK8T.jpg Ilustrasi Jet Lag (Foto: La Jolla Mom)

BAGI Anda yang sedang dalam perjalanan mudik, salah satu masalah yang kerap terjadi adalah keletihan. Perjalanan panjang itu tak jarang membuat Anda sulit untuk menjaga kesehatan tubuh.

Selain kelelahan, masalah lain yang banyak terjadi adalah mabuk kendaraan. Khusus untuk mereka yang mudik dengan pesawat terbang, masalah yang juga banyak terjadi adalah jet lag!

 (Baca Juga: 6 Mahluk Mistis Ini Pernah Hidup di Bumi, Apa Saja?)

Bagi Anda yang belum tahu apa itu jet lag, masalah ini terjadi ketika tubuh Anda letih berkepanjangan. Selain itu, perasaan mual dan pusing juga menjadi gejala lain dari jet lag ini. Gejala jet lag lainnya termasuk kelelahan, mudah marah, mual, kesulitan berkonsentrasi, sakit kepala, dan sakit perut.

Secara umum, seseorang yang melewati zona waktu berbeda, memerlukan penyesuaian selama satu hari penuh.

Nah, untuk meminimalkan gejala buruk ini, ada cara mudah yang bisa Anda lakukan. Dilansir dari Journal Health Harvard, ada beberapa hal yang bisa Anda lakukan untuk mengatasi masalah ini.

 

Pertama, mulailah secara bertahap memindahkan waktu makan dan waktu tidur lebih dekat ke jadwal tujuan Anda. Lalu, Anda harus tetap terhidrasi dengan baik. Jadi coba minum banyak cairan sebelum, selama, dan setelah penerbangan.

Kemudian, hindari kafein karena dapat membuat Anda tetap terjaga. Namun, jika Anda merasa butuh untuk meminumnya, maka cobalah untuk kurangi dosis atau takaran kopi dari yang biasa Anda konsumsi. Ingat, Anda harus tetap sehat sampai lebaran nanti.

 (Baca Juga: Ucapan Selamat Lebaran Unik yang Bisa Kamu Kirim ke Grup Chat)

Tidak hanya itu, jika Anda berencana tinggal lebih dari satu atau dua hari di tempat tujuan, sesuaikan jadwal tidur dan makan dengan zona waktu yang baru. Hal tersebut mungkin sulit dilakukan, tetapi cobalah untuk tetap terjaga sampai waktu tidur lokal atau coba pergi keluar untuk mendapatkan cahaya sinar matahari pagi.

(dno)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini