nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Banyak Makan Sayuran Hijau Bisa Mempercepat Penurunan Berat Badan, Ini Penjelasannya

Dewi Kania, Jurnalis · Senin 11 Juni 2018 22:58 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 06 11 481 1909356 banyak-makan-sayuran-hijau-bisa-mempercepat-penurunan-berat-badan-ini-penjelasannya-OdhspmXg0Z.jpg Sayuram hijau (Foto: Readers Digest)

MUNGKIN Anda jarang makan sayuran hijau karena rasanya lebih pahit dan tidak membangkitkan selera makan. Padahal jika dikonsumsi setiap hari, makanan tersebut bisa menurunkan risiko penyakit kronis, juga mempengaruhi berat badan.

Misalnya saja bayam, sayuran hijau yang kaya serat dan protein nabati. Bahan makanan ini tak hanya cocok untuk dijadikan lauk makan, tapi juga bisa diolah jadi jus bayam.

Selain bayam, ada juga sayuran hijau lainnya yang tinggi nutrisi. Antara lain seperti daun kale, sawi hijau, kangkung, daun singkong, brokoli, dan sebagainya. Sayangnya, tak banyak orang menyukai sayuran hijau karena alasan pahit dan sebagainya.

 (Baca Juga: Ucapan Selamat Lebaran Unik yang Bisa Kamu Kirim ke Grup Chat)

Dalam sebuah studi terbaru yang melibatkan 6.000 orang di Belanda disebutkan, seseorang yang makan lebih banyak protein nabati, risikonya lebih rendah terkena penyakit jantung koroner selama periode tindak lanjut rata-rata lebih dari 13 tahun. Peneliti Kim Braun dari Erasmus University Medical Center, mempresentasikan penelitian di Nutrition 2018.

Di samping itu, ada studi lain dari 4.500 orang dewasa di Brasil, secara teratur mereka mengonsumsi lebih sedikit protein nabati hampir 60%, dibandingkan konsumsi makanan dengan sumber protein hewani.

Hasilnya terdapat plak di arteri jantung berdasarkan penilaian kalsium arteri koroner, dengan ukuran penumpukan plak yang biasanya digunakan untuk menilai risiko penyakit jantung. Dirce Maria Marchioni dari Faculdade de Saude Publica da USP yang mempresentasikan penelitian tersebut.

Di samping itu, ada juga sebuah penelitian dari Universitas George Milestone yang menemukan bahwa di antara orang Asia Selatan yang tinggal di Amerika Serikat, orang yang mengikuti diet vegetarian memiliki lebih sedikit faktor risiko untuk penyakit jantung dan diabetes.

 

Termasuk indeks massa tubuh yang lebih rendah, pinggang lebih kecil lingkar dan jumlah lemak perut yang lebih rendah, kolesterol rendah dan gula darah lebih rendah dibandingkan dengan orang-orang dalam kelompok demografi orang yang makan daging.

Selain itu, analisis perubahan berat badan di antara lebih dari 125.000 orang dewasa selama periode empat tahun menunjukkan bahwa pola makan nabati yang kaya akan makanan nabati berkualitas tinggi. Seperti biji-bijian, buah-buahan, sayuran dan kacang-kacangan, yang dikaitkan dengan penurunan berat badan.

Sementara asupan lebih tinggi dari makanan nabati yang tidak sehat, seperti permen dan kentang goreng dikaitkan dengan penambahan berat badan secara signifikan lebih besar.

 (Baca Juga: 6 Mahluk Mistis Ini Pernah Hidup di Bumi, Apa Saja?)

Terlepas dari itu, ada banyak studi yang dikaitkan dengan penurunan berat badan dengan pola makan yang sehat. Anda tak perlu khawatir dan tetap jaga pola makan dengan benar, dengan konsumsi makanan bernutrisi seimbang. Demikian dilansir Thehealthsite, Senin (11/6/2018).

(dno)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini