Mahasiswi Ini Buat Kreasi Unik dari Rambut Manusia, Berani Pakai?

Pradita Ananda, Jurnalis · Selasa 12 Juni 2018 21:22 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 06 12 194 1909711 mahasiswi-ini-buat-kreasi-unik-dari-rambut-manusia-berani-pakai-EwgwHcJXnZ.jpg Kreasi dari rambut manusia (Mirror)

KREATIVITAS seseorang memang tidak ada batasannya, sehingga memang tidak bisa diukur. Sesuatu yang dianggap sampah dan tak berguna oleh seseorang, bisa menjadi ‘harta karun’ dan disulap menjadi sesuatu yang berguna bagi orang lain.

Contohnya seperti yang dilakukan oleh seorang mahasiswi dari Universitas London, Lydia Hunt satu ini. Sebagai mahasisiwi desain tingkat akhir, membuat sesuatu yang kreatif adalah tugas wajib yang diemban Lydia.

 Baca juga: Mantan Guru Matematika Beberkan Sifat Rahasia Kim Jon-un!

Kreas dari rambut manusia (Metro.uk)

Namun menariknya, dalam membuat karya-karyanya tersebut, dara berusia 22 tahun ini disebutkan menggunakan material bahan yang unik. Bagaimana tidak unik? Pasalnya, untuk membuat aneka barang seharu-hari, mulai dari wadah untuk telur, sarung pelindung teko, tali sepatu, hingga bikini ini, Lydia menggunakan helai-helai rambut asli manusia, bunyi laporan Metro, Selasa (12/6/2018).

Menyulap untaian helai-helai rambut manusia menjadi suatu barang, Lydia disebutkan terinspirasi dari ketika ia menemukan helai-helai rambut sang nenek yang sudah berusia 70 tahun. Dari hasil temuan inilah, ia berfikir mungkin ia bisa memanfaatkan rambut-rambut tersebut menjadi suatu barang.

 Baca juga: Gaya Tampilan Istri Kim Jong-Un yang Sederhana Tapi Super Elegan

Kreas dari rambut manusia (Metro.uk)

“Mungkin terdengar tidak sehat tetapi rambut adalah bagian utama dari identitas kita dan bukan hanya membuangnya, saya ingin memikirkan cara untuk menggunakannya dalam artian yang lebih bermakna,” ungkap Lydia.

Dalam membuat aneka barang tersebut, Lydia sempat melakukan survei kepada banyak orang, dengan melemparkan pertanyaan “Jika memiliki rambut berharga sepanjang masa yang dipintal menjadi wol, apa yang akan Anda buat, mengapa dan siapa yang akan Anda berikan?,’. Dari hasil survey tersebut, para koresponden dengan rentang usia 5 hingga 94 tahun memberikan respon balik yang menyarankan bahwa rambut-rambut tersebut bisa dipintal menjadi bikini, lompat tali dan tali sepatu. Dengan tujuan yang kurang lebih sama, di mana saat barang-barang itu dipakai orang yang memakainya bisa menjadi ingat kepada orang yang memiliki rambut-rambut tersebut.

 Baca juga: Sebelum Bertemu Trump, Kim Jong-un Sempat Bergerilya Wisata Malam Singapura

Kreasi dari rambut manusia (Metro.uk)

Lebih lanjut Lydia menyebutkan, tujuan dari proyek kegiatan yang ia lakukan ini ialah bermaksud ingin menunukkan kepada banyak orang apa yang bisa mereka buat dari helai-helai rambut yang hilang alias rontok sehari-hari.

“Formulanya memang sengaja untuk menujukkan kepada orang-orang apa yang bisa emreka perbuat dari rambut-rambut yang hilang dalam kegiatan kita sehari-harinya. Contohnya, pada bulan Mei tahun ini aku menyisir rambut sepanjang 987 sentimeter, yang mana cukup untuk membuat sebuah wadah untuk telur. Saya ingin merevitalisasi rambut yang dibuang setiap hari dan mencoba menciptakan pelestarian,” tambahnya.

Barang-barang seperti sarung untuk teko, skipping rope, bikini, tali sepatu, hingga wadah telur daru helai-helai rambut manusia hasil untaian dari Lydia tersebut beserta bukunya yang berjudul “106 Ways To Celebrate Human Hair” ini diketahui sedang dipamerkan dalam acara 2018 Goldsmiths BA Design Degree Show, M-O-D, yang berlokasi di Bussey Building, Peckham.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini