nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Menempuh Perjalanan Udara Cukup Lama di Libur Lebaran ini? Hindari Melakukan 5 Kesalahan Berikut

Pradita Ananda, Jurnalis · Selasa 12 Juni 2018 09:00 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 06 12 406 1909497 menempuh-perjalanan-udara-cukup-lama-di-libur-lebaran-ini-hindari-melakukan-5-kesalahan-berikut-piOCMMmrab.jpg Pesawat (Foto: Travelandleisure)

BAGI yang tidak melakukan perjalanan mudik, maka momen libur Lebaran yang cukup panjang adalah salah satu waktu ideal untuk berlibur.

Berlibur ke tempat yang sebelumnya belum pernah didatangi, atau ke tempat yang sudah sering didatangi sekalipun memang selalu menyenangkan. Akan tetapi, traveling terutama yang menempuh perjalanan cukup lama dan panjang, maka harus diingat bahwa ada sederet hal yang sebaiknya harus dihindari agar perjalanan udara memakan waktu tersebut tetap nyaman dijalani.

Kesalahan apa saja yang harus dihindari saat melakukan perjalanan udara cukup lama agar perjalanan tetap nyaman? Menyitat Popsugar, berikut ulasan enam kesalahan yang harus dihindari untuk dilakukan sebelum menempuh perjalanan udara panjang.

Tidak istirahat di H-1

Siapa sih yang mau traveling dalam keadaan hangover atau dengan kata lain masih setengah mabuk karena sibuk berpesta hingga pagi di malam sebelum hari keberangkatan? Terlepas dari berpesta, ada juga orang-orang yang bahkan sengaja tidak tidur di malam harinya, dengan harapan ketika berangkat keesokan harinya bisa tidur lama selama di pesawat. Hindarilah melakukan kesalahan ini. Justru saat berangkat keesokan harinya, direkomendasikan untuk tidur mendapatkan istirahat yang solid, bisa dibantu dengan suplemen alami seperti magnesium agar bisa merasa lebih relaks.

Mengonsumsi terlalu banyak makanan asin dan berat 

Sarapan dengan fast food selain enak memang juga praktis, namun ingatlah makan makanan yang banyak mengandung sodium bisa membuat dehidrasi dan menyebabkan pembengkakan pada tangan dan kaki. Belum lagi, faktor bahwa perjalanan udara sudah bisa membuat dehidrasi dan mengganggu sirkulasi. Jadi memang sebaiknya, Anda bisa menghindari makanan apa pun yang berpotensi mengganggu perut dan pencernaan.

Mengandalkan koneksi WiFi 

Jika sudah tahu memiliki sederet hal misalnya pekerjaan yang akan dikerjakan selama berada di udara, pastikan diri tetap bisa produktif walau sedang offline. Memang biasanya koneksi WiFi disediakan dalam penerbangan jauh, tapi selalu jaga-jaga dan bersia-siap karena terkadang sambungan internet bisa sangat lambat atau tidak bekerja sama sekali.

Mengonsumsi minuman alkohol 

Mengonsumsi minuman beralkohol sebelum terbang, dengan harapan bisa relaks dan cepat tidur selama di dalam pesawat adalah kesalahan selanjutnya yang harus dihindari. Seperti peringatan yang disebutkan oleh Dr Gustavo Ferrer, MD, yang memperingatkan para pelancong bahwa terlalu banyak alkohol dapat memiliki efek sebaliknya, yakni malah mengubah siklus tidur dan membuat jet lag jadi lebih parah.

Tidak membawa busana berlapis

Cuaca di darat bisa saja panas, namun percayalah dalam perjalanan udara yang namanya suhu dingin sangat bisa dirasakan. Maka dari itu disarankan untuk membawa atau mengenakan pakaian berlapis sebagai jaga-jaga persiapan iklim yang tidak menentu, mengingat suhu di dalam pesawat tidak dapat diprediksi. Kenakan atau bawa busana lapisan tipis yang bisa disatukan agar tetap bisa merasa hangat atau bisa dilepas agar merasa sejuk menyesuaikan dengan situasi yang ada.

Lupa minum

Menghidrasi tubuh sebelum, selama, dan setelah penerbangan panjang sangat penting untuk dilakukan. Iklim yang dikontrol di kabin dalam waktu yang lama akan membuat dehidrasi. Belum lagi ketakutan untuk menggunakan lavatories berukuran kecil di udara dapat menyebabkan wisatawan mengabaikan H2O (hidrogen dioksida) sama sekali. Minum air yang cukup akan membantu mengatasi masalah kulit dan peradangan, dan seperti disebutkan oleg Dr. Ferrer, mengonsumsi air mineral yang cukup dapat mencegah terjadinya potensi infeksi saluran kemih

(dno)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini