Share

5 Resep Makanan Lezat untuk Penderita Diabetes

Lidya Julita Sembiring, Okezone · Selasa 19 Juni 2018 15:01 WIB
https: img.okezone.com content 2018 06 13 298 1909900 5-resep-makanan-lezat-untuk-penderita-diabetes-cInqHaRJbw.JPG

MAKANAN enak dan lezat tidak bisa dipisahkan dari semua manusia. Makanan membantu kita mendapatkan energi untuk menjalankan kehidupan setiap harinya. Banyak jenis makanan yang tentunya sudah kita coba dengan berbagai ragam cara masaknya.

Meski demikian, kita masih terus mencari resep baru untuk mengolahnya di rumah. Tapi jika kita mempunyai penyakit tentunya tidak semua makanan bisa kita coba. Salah satunya penyakit diabetes yang mengharuskan memilih makanan yang tepat dan tidak bisa terlalu manis.

Tapi sekarang tidak perlu khawatir karena bagi kalian yang menderita diabetes tetap bisa merasakan makanan enak dan lezat setiap harinya. Makanan tersebut dipastikan aman agar gula darah tetap terkendali. Idealnya Anda harus memilih resep yang lebih rendah karbohidrat dan lebih tinggi protein, lemak sehat, dan serat.

Berikut adalah 5 resep yang patut untuk Anda dicoba, langsung dari ahli gizi dan ahli diabetes.

1. Kembang Kol Pengganti Nasi

Anda pasti sudah pernah melihat kembang kol sebagai pengganti nasi pada saat ini. Ini adalah makanan yang merupakan pilihan kaya serat, rendah karbohidrat yang bagus dan menyediakan tekstur mirip nasi dalam berbagai hidangan.

“Sebagai pengganti beras merah, kembang kol sangat cocok untuk makanan jenis bowls,” jelas Mary Ellen Phipps, ahli diet terdaftar yang juga mengidap diabetes tipe 1.

“Hidangan ini juga bagus untuk penderita diabetes tipe 2, berkat kandungan salmon omega-3 yang tinggi. Dan dengan banyak protein (dari salmon, sayuran, dan keju), makanan ini sangat bagus untuk mengontrol nafsu makan dan membuat Anda puas dan kenyang,” imbuh dia.

2. Pilihan untuk sarapan

Pilihan sarapan khas seperti sereal, muffin, dan bahkan granola bar sering tidak ramah diabetes, karena gula rafinasi dan kandungan pati mereka, yang dapat menyebabkan kadar gula darah tidak stabil.

“Telur adalah pilihan penuh protein untuk sarapan,” kata Nicole Villeneuve, seorang pelatih gaya hidup pencegahan diabetes yang bersertifikat di PlateJoy.

Penelitian terbaru menunjukkan bahwa diet rendah karbohidrat yang dipasangkan dengan asupan lemak moderat dapat sangat efektif untuk meningkatkan kontrol glikemik. Bahkan dapat membantu penderita diabetes mengurangi pengobatan mereka.

“Dengan kurang dari 5 gram karbohidrat bersih (total karbohidrat dikurangi serat) dan beberapa lemak dari kombinasi keju yang lezat, ini adalah cara yang bagus untuk memulai perjalanan itu,” kata Villeneuve kepada Healthline.

Sebagai bonus, asparagus juga bisa menambahkan dorongan serat dan merupakan anti-inflamasi alami. Ini dapat membantu mengurangi kondisi kronis lainnya yang terkait dengan diabetes, seperti penyakit jantung dan radang sendi, menurut Villeneuve.

3. Salad dengan kacang

Kacang menambahkan varian dan rasa untuk salad, dan telah terbukti membantu mengurangi kadar gula darah dan insulin, yang membuatnya sebagai tambahan yang bagus untuk resep makanan diabetes.

“Dengan 6 gram karbohidrat per porsi, salad ini bagus untuk makanan atau makanan ringan,” kata Lori Zanini, seorang ahli diet terdaftar dan pendidik diabetes bersertifikat.

“Selain itu, baik pistachio dan mentimun tersedia sepanjang tahun, jadi ini adalah cara mudah untuk mendapatkan lebih banyak serat dan protein nabati. Saya suka merekomendasikan pistachio karena mereka padat nutrisi, dan salah satu protein tertinggi di antara kacang, dan hampir 90% lemak dari pistasio adalah jenis yang lebih baik untuk Anda," tukasnya.

4. Hidangan utama dengan protein nabati

Makanan tanpa daging adalah cara ideal untuk mendapatkan sedikit protein nabati ke dalam menu diet Anda. Penelitian menunjukkan bahwa menukar beberapa protein berbasis hewani untuk berbasir sayuran dapat membantu meningkatkan kontrol glikemik pada penderita diabetes.

“Kacang-kacangan (kacang polong, kacang panjang, dan lentil) memiliki indeks glikemik yang sangat rendah, sehingga menambahkannya ke makanan apa pun membantu memperlambat laju glukosa makanan yang diserap ke dalam aliran darah,” jelas Cyrus Khambatta, PhD, dan Robby Barbaro seorang ahli Diabetes.

Kacang-kacangan juga memiliki apa yang disebut 'efek makan kedua.' Ini berarti bahwa efek menguntungkan mereka pada kontrol glukosa darah berlangsung selama berjam-jam setelah makan.

5. Nasi goreng rendah karbohidrat

Penderita diabetes tidak perlu menghindari karbohidrat sepenuhnya, resep yang seimbang antara makronutrien (protein, lemak, dan karbohidrat) adalah yang terbaik untuk di konsumsi.

"Makanan sehat ini sangat bagus untuk orang yang menderita diabetes karena ketika mengkombinasikan dengan karbohidrat berserat tinggi dengan protein, akan ada dampak yang lebih kecil pada gula darah," kata Haley Hughes, ahli diet terdaftar dan pendidik diabetes bersertifikat.

“Kombinasi protein dan serat membantu memperlambat peningkatan kadar glukosa darah setelah makan dan juga membantu Anda merasa lebih kenyang," tukasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini