Tips Lari dari Sengatan Matahari saat Liburan

Annisa Aprilia, Jurnalis · Selasa 19 Juni 2018 18:03 WIB
https: img.okezone.com content 2018 06 13 481 1910099 tips-lari-dari-sengatan-matahari-saat-liburan-z9UKq4y2jz.jpg Matahari (Shutterstock)

SAAT momen silaturahmi Lebaran selesai, biasanya masyarakat akan melanjutkan masa liburannya dengan mengunjungi destinasi-destinasi wisata. Pantai, pulau, gunung, air terjun, atau sekadar kebun binatang, dan taman kota, jadi lokasi favorit masyarakat Indonesia, yang memiliki bentang alam sangat indah.

Bagi Anda dan keluarga yang hendak berlibur menikmati keeksotisan alam Indonesia. Sebaiknya banyak membaca dan mempelajari daerah yang akan dikunjungi. Selain itu, membekali diri dengan pertolongan pertama jika terjadi luka atau terbakar sinar matahari, juga penting. Melansir dari laman Daily Mail, berikut tips pertolongan pertama saat liburan di alam.

 Baca juga: Kompaknya Para Ayah Ini, Style Kembaran dengan Jagoannya

Pantai

1. Gigitan dan sengatan

Jika seseorang digigit atau mendapati luka terbuka karena hewan, Anda harus mencari perawatan medis sesegera mungkin dan mendapatkan perawatan anti-rabies segera. Pakailah sepatu pantai saat berenang dan bermain air di pantai agar terhindar dari tertusuk bulu babi. Namun, jika sudah terlanjut terjadi, rendam area yang terkena dalam air panas dan lepaskan bulu babi yang menusuk menggunakan pinset dengan hati-hati. Tarik bulu babinya, peras lukanya untuk memastikan Anda telah mengeluarkan semuanya. Jika Anda tidak dapat menghilangkan duri, cari pertolongan medis dan pantau luka dengan hati-hati untuk setiap tanda infeksi. Jika terkena sengatan ubur-ubur, cuka adalah obat penawar terbaik.

2. Cuaca panas

Kenakan pakaian yang memungkinkan tubuh Anda untuk bernapas dalam kondisi lembab. Sebab, jika mendapati luka seringkali tubuh membutuhkan waktu lebih lama untuk sembuh dan lebih mungkin terinfeksi dalam kelembaban tinggi. Pastikan semua luka dibersihkan secara menyeluruh dan gunakan pembalut yang steril. Lepaskan balutannya dan periksa luka setiap hari, tapi sebaiknya cari bantuan medis jika menjadi panas, gatal, atau bernanah.

 Baca juga: Hadapi Lebaran, Ini Cara Mudik Band Pelantun Lagu Terlatih Patah Hati


Menjaga semua orang terhidrasi dengan baik sangat penting dalam cuaca panas. Anak-anak membutuhkan minum yang teratur. Anda harus sangat berhati-hati hindari mengonsumsi alkohol agar tidak sakit perut.

Waspadalah terhadap paparan sinar matahari berlebihan, kenakan topi, kacamata hitam, dan krim matahari, minum banyak air, dan hindari aktivitas di luar ruangan saat antara pukul 11 dan 2 siang. Jika Anda berlibur di pantai, oleskan sun block dengan interval waktu 4 jam sekali.

 Pantai

Jika seseorang menunjukkan tanda-tanda kelelahan karena panas, tampak memerah atau berkeringat, dengan kram perut atau sakit kepala, anjurkan mereka untuk duduk di tempat teduh dan minum untuk mengganti cairan mereka. Jika mereka tidak cepat sembuh segera cari pertolongan dokter.

 Baca juga: Pramugari Bocorkan Kelakuan Penumpang yang Berhubungan Intim di Pesawat

3. Terbakar sinar matahari

Basuh bagian tubuh yang terbakar selama 10 menit dengan air hangat, lalu oleskan lidah buaya secara merata. Jika seorang anak terbakar sinar matahari atau jika kulit mereka melepuh, dapatkan bantuan medis.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini