Jangan Ajarkan Anak Jadi Pengemis saat Lebaran! Ini Sederet Kalimat Tabu yang Tak Boleh Diucapkan

Dewi Kania, Jurnalis · Kamis 14 Juni 2018 09:19 WIB
https: img.okezone.com content 2018 06 14 196 1910273 jangan-ajarkan-anak-jadi-pengemis-saat-lebaran-ini-sederet-kalimat-tabu-yang-tak-boleh-diucapkan-DGHEERfpMs.jpg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

Di samping itu, orangtua harus mengganti kalimat ucapan yang lebih tepat supaya membuat anak terbiasa dengan hal itu. Ada beberapa pengertian yang diberi tahu kepada anak supaya mereka paham.

Psikolog Sani Budiantini menyarankan, orangtua bisa memberi pemahaman kepada anak tentang makna perayaan Idul Fitri. Salah satu momen yang penting ialah bersalaman dengan sanak keluarga untuk saling bermaaf-maafan.

"Salaman itu tradisi memaafkan di saat Idul Fitri. Maka sejak dini, ajarkan mereka untuk bersalaman yang dimaknai dengan maaf-maafan," bebernya.

Adapun kalimat yang pantas diucapkan untuk anak supaya mereka mau bersalaman di saat Lebaran tanpa iming-iming uang misalnya sebagai berikut

1. "Ayo salim sama Pakde, Lebaran waktunya saling bermaaf-maafan".

2. "Kita Lebaran kumpul di rumah kakek ya. Makan ketupat, salam-salaman dan bertemu saudara kita semua yang lain".

3. "Salaman tidak hanya untuk anak kecil ke orang dewasa. Begitu juga dengan teman, kamu harus saling memaafkan".

Pastinya dengan ucapan kalimat tersebut anak jadi paham dengan arti pentingnya bersalaman. Apalagi kalau mereka masih kecil, pasti momen dan ucapan seperti itu terus diingat hingga dewasa kelak.

(mrt)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini