nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Mudik Lebaran di Surabaya? Jangan Lupa Singgah di 5 Tempat Wisata Ini!

Dimas Andhika Fikri, Jurnalis · Senin 18 Juni 2018 13:03 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 06 18 406 1911278 mudik-lebaran-di-surabaya-jangan-lupa-singgah-di-5-tempat-wisata-ini-rax0RLmZyK.jpg Taman Bungkul (Foto: Istimewa)

DIKENAL sebagai salah satu destinasi wisata di Indonesia yang menyimpan kekayaan kuliner, Surabaya juga salah satu objek wisata shopping yang cukup populer di Indonesia setelah Jakarta.

Namun tidak banyak yang mengetahui bahwa kota Pahlawan ini menyimpan beragam objek wisata unik yang layak untuk Anda sambangi. Daripada penasaran, berikut Okezone rangkumkan beberapa di antaranya, sebagaimana dikutip dari buku Pesona Jawa, terbitan Kementerian Pariwisata RI.

Taman Bungkul

Berlokasi di Jalan Raya Darmo, ruang terbuka seluas 900 meter persegi ini dilengkapi fasilitas pendukung seperti skateboard track, jogging track, plaza (panggung untuk live performance), zona akses Wi-Fi gratis, area green park, hingga taman bermain anak. Nama tempat ini diambil dari nama tokoh yang sangat berpengaruh dalam penyebaran agam Islam di wialayah Surabaya dan sekitarnya, yaitu Ki Ageng Supo yang kemudian mendat gelar Sunan Bungkul. Taman ini pernah meraih penghargaan The 2013 Asian Townscap Award dari PBB sebagai taman terbaik se-Asia

 

Rumah Batik Jawa Timur

 

Jawa Timur memiliki motif batik yang beragam di masing-masing daerah dan untuk melihatnya, bisa menuju Rumah Batik Jawa Timur di Jalan Tambak Dukuh I yang menyimpan 2.000 lembar batik dari 17 kabupaten berbeda di Jawa Timur. Objek wisata ini dibuka atas inisiatif seorang pengrajin batik asal Pamekasan bernama Faiqah Ismail. Rumah Batik juga menawarkan kursus membatik seharga mulai Rp75.000 per orang.

Monumen Kapal Selam

Sering disingkan Monkasel, kapal selam ini terbagi menjadi beberapa ruangan, antara lain ruang torpedo haluan yang dilengkapi empat peluncur torpedo, ruang tinggal perwira, ruang periskop yang juga Pusat Informasi Tempur, ruang anak buah kapal, ruang diesel, ruang listrik, dan ruang torpedo buritan. Monumen ini sebenarnnya emrupakan kapal selam KRI Pasopadi 410, salah satu armada Angkatan Laut Republik Indonesia buatan Uni Soviet tahun 1952 yang pernah dilibatkan dalam pertempuran Laut Aru untuk membeaskan Irian Barat dari pendudukan Belanda. Kapal Selam ini kemudian dibawa ke darat dan dijadikan monumen untuk memperingati keberanian pahlawan Indonesia.

Kampung Arab

Kawasan Wisata Religi Sunan Ampel adlaah salah satu lokasi penyebaran agama Islam di abad 15. Para Pedagang dari Arab dan Yaman konon datang untuk berdagang sembari belajar ajaran Islam dari Sunan Ampel. Seiring waktu, muncullah Kampung Arab di sekitar tempat ini. Deretan rumah yang berjajar memiliki ciri khas Timur Tengah dengan pintu kecil khusus untuk pemilik rumah dan anggota keluarga, sedangkan pintu besar untuk para tamu. Beberapa bagian di kampung ini telah berubah menjadi pertokoan yang menjual nasi kebuli, kurma, minyak wangi, dan pakaian Muslim.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini