Besar, Nyeri dan Meradang, Salah Satu Ciri-Ciri Jerawat Terinfeksi

Pradita Ananda, Jurnalis · Selasa 19 Juni 2018 09:13 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 06 19 194 1911483 besar-nyeri-dan-meradang-salah-satu-ciri-ciri-jerawat-terinfeksi-PIhAyYsxxw.jpg Kulit Berjerawat (Foto: Huffingtonpost)

JERAWAT memang jadi salah satu masalah di kulit yang seringkali dialami oleh banyak orang, baik itu wanita ataupun pria. 

Masalah akan kehadiran jerawat ini, sekilas terlihat seperti masalah yang simpel. Akan tetapi jangan salah, sama seperti halnya luka, jerawat yang tadinya merupakan jerawat biasa, bisa berubah menjadi jerawat yang terinfeksi. Maka dari itu, memperhatikan tanda-tanda yang muncul apakah jerawat yang menghinggapi ini adalah jerawat biasa ataukah jerawat yang sudah terinfeksi.

BACA JUGA :

Lalu apa saja ciri-ciri dari jerawat yang sudah terinfeksi? Well, pertama bisa dilihat dari ukuran bentuknya. Jerawat yang terinfeksi disebutkan kemungkinan mempunyai bentuk yang lebih besar dibandingkan jerawat biasa, mengapa demikian? Besarnya ukuran jerawat yang terinfeksi ini dikarenakan terjadinya pembengkakan.

Tanda berikutnya ialah, jerawat yang terinfeksi jika disentuh bisa terasa hangat dan menimbulkan rasa nyeri alias sakit. Selain terasa menghangat dan sakit saat disentuh, secara tampilan luar juga jerawat akan lebih memerah daripada sebelumnya.

Mengingat jerawat yang terinfeksi terasa lebih menyakitkan dan juga meradang, disebutkan lebih jelas dalam hal penanganan maka jerawat yang terinfeksi tidak akan selalu bisa ditangani dengan pemakaian sabun wajah anti-jerawat yang biasa bisa didapatkan di pasaran, mengingat infeksi bakteri telah masuk lebih dalam ke kulit.

Untuk penanganan, sekali jerawat telah terinfeksi, maka tidak bisa seperti mengobati jerawat biasa yang mana misalnya bisa diatasi dengan asam salisilat yang diketahui dapat membantu mencegah jerawat ringan dan sering direkomendasikan sebagai salah satu bahan yang digunakan. Tetapi cara ini tidak bisa diaplikasikan pada jerawat terinfeksi karena asam salisilat tidak membunuh bakteri. Untuk jerawat terinfeksi, pertama yang harus dilakukan ialah pentingnya menjaga area yang terdapat dan sekitar jerawat untuk tetap bersih, bisa dengan penggunaan pembersih ringan atau di-swipe memakai hidrogen peroksida.

Jika ingin melakukan perawatan di rumah, salah satu cara yang bisa dilakukan adalah melalui cara mengompres jerawat terinfreksi tersebut dengan air hangat dengan catatan tidak ditekan-tekan terlalu sering karena bisa membuat bakteri malah masuk lebih dalam lagi ke kulit.

Pastikan kompres yang dipakai betul-betul hangat (tidak terlalu panas), dan memakai media kain atau sesuatu yang bersih. Cara ini disebutkan dapat membantu dalam proses pengeringan jerawat secara alami. Akan tetapi jika lesi kulit yang terinfeksi adalah infeksi Staph, maka ada baiknya untuk berkonsultasi pada dokter karena memungkinkan diperlukannya perawatan medis dan obat resep. Demikian seperti disitat Healthline, Selasa (19/6/2018).

(ren)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini