nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Seperti Inilah Penampakan Sushi Roll Terbesar di Dunia, Berani Coba?

Dimas Andhika Fikri, Jurnalis · Rabu 20 Juni 2018 17:38 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 06 20 298 1912015 seperti-inilah-penampakan-sushi-roll-terbesar-di-dunia-berani-coba-nhAEcAUVx7.jpg Sushi Roll Terbesar di Dunia (Foto: Dailymeal)

DALAM rangka merayakan Hari Sushi Internasional yang jatuh pada 18 Juni lalu, Holland America Line berhasil membuat olahan sushi roll terbesar di dunia. Pemecahan rekor ini berlangsung di Food & Beverage Cruise, Norwegia.

Dilansir dari The Daily Meal, Rabu (20/6/2018), kreasi unik ini ditengarai oleh seorang koki kapal Koningsdam bernama Andy Matsuda. Ia membuat sushi roll sepanjang 14 meter (sebelum digulung), hingga akhirnya menjadi sajian sushi yang sempurna berukuran 1 meter dengan berat mencapai 45 kg.

Matsuda dan timnya memamerkan proses pembuatan sushi tersebut di dek kolam renang kapal. Para penumpang kapal pun dapat menyaksikan seperti apa teknik pengolahan sushi terbesar di dunia yang menghabiskan lebih dari 31 kg nasi sushi dan 150 lembar rumput laut nori.

Tidak hanya itu, olahan sushi ini kemudian ditambahkan lebih dari 5,8 kg daging kepiting, salmon, udang, tuna, tobiko, tamago, mentimun, bawang merah, dan lobak sebagai isiannya. Aksi ini merupakan salah satu strategi Hollan America untuk mengumumkan kapal terbaru mereka, Nieuw Statendam.

Kapal tersebut rencananya akan diluncurkan pada Desember mendatang dan akan dilengkapi oleh sejumlah fasilitas bintang 5, termasuk restoran sushi milik Matsuda, Nami Sushi. Sejak 2016, Matsuda memang telah bertanggung jawab untuk menyediakan beragam olahan sushi dan menu-menu khas Asia lainnya.

Meskipun sushi telah menjadi salah satu makanan paling populer di dunia, mungkin ada beberapa hal yang tidak Anda ketahui tentang hidangan asal Negeri Sakura tersebut. Berikut beberapa di antaranya.

Sushi mengandung cacing?

Cacing pita termasuk hewan yang hampir terkandung di semua daging mentah, tidak terkecuali pada ikan mentah. Hal ini mengartikan, sushi dengan salmon atau tuna mentah juga berpotensi mengandung cacing hidup. Cacing pada ikan tidak terlihat dengan jelas secara kasat mata, oleh karenanya kandungan cacing pita tidak bisa dibuang atau dihindari. Namun jika ikan dalam keadaan segar dan ditangani dengan baik dan benar, kandungan cacing ini akan jauh lebih rendah.

Wasabi membunuh bakteri dalam ikan mentah

Sebuah penelitian ilmiah membuktikan bahwa wasabi asli Jepang secara efektif bisa membunuh bakteri H. Pylori yang menyebabkan masalah pencernaan. Hal ini jelas sangat membantu kala menyantap sushi dengan ikan mentah. Tapi sayangnya wasabi asli sangat sulit didapatkan, bahkan di negara penghasilnya.

Terlalu banyak mengandung garam

Sushi banyak mengandung garam baik dalam olahan pelengkap sushi maupun dalam soy sauce yang biasa digunakan sebagai bahan cocolan. Belum lagi jika sushi disajikan bersama tempura yang juga tinggi kandungan garam. Satu porsi sushi setidaknya mengandung kadar garam lebih dari 1.000 mg atau setengah dari jumlah takaran asupan garam harian.

Mercuri pada ikan mentah

Sushi banyak menggunakan ikan sebagai sumber protein, beberapa diantaranya disajikan dalam keadaan mentah seperti salmon dan tuna. Meski lezat, ikan ini mengandung zat mercury yang berbahaya untuk kesehatan. Oleh karenanya batasi jumlah konsumsi sushi dengan ikan mentah, khususnya untuk wanita hamil.  

(ren)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini