nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Tak Mau Kena Kanker Prostat? Berhenti Merokok Segera!

Leonardus Selwyn, Jurnalis · Rabu 20 Juni 2018 06:26 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 06 20 481 1911767 tak-mau-kena-kanker-prostat-berhenti-merokok-segera-wXr9uSUtzh.jpg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

SEBAGIAN besar masyarakat Indonesia merupakan perokok aktif. Mereka bisa menghabiskan beberapa batang hingga dalam sehari. Sebuah penelitian telah menghubungkan merokok dengan prognosis buruk pada pasien kanker prostat. Kanker ini menyerang prostat dan merupakan salah satu jenis keganasan yang paling umum pada pria.

Biasanya kanker prostat tumbuh perlahan dan awalnya terbatas pada kelenjar, di mana mereka tidak akan menyebabkan kerusakan serius. Beberapa jenis kanker prostat bisa sembuh tanpa melakukan pengobatan. Akan tetapi beberapa kanker prostat lainnya bisa bersifat agresif dan menyebar dengan cepat.

Temuan penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Onkologi JAMA telah menyarankan pasien kanker prostat yang merokok lebih cepat untuk kambuh. Metastasis akan lebih cepat menyebar ke bagian lain dari tubuh, dan menjadi fatal daripada bukan seorang perokok.

Baca Juga: Mampu Curi Perhatian Ratu Inggris, Meghan Dihadiahi Anting Bernilai Fantastis

"Diagnosis kanker prostat, adalah momen yang bisa diajar bagi pasien untuk berhenti merokok," kata penulis studi senior Dr. Shahrokh Shariat dari Universitas Kedokteran Wina di Austria, melansir dari Medical Herald.

"Mantan perokok dikaitkan dengan risiko kambuh yang lebih tinggi, tetapi tidak dengan penyebaran atau kematian spesifik kanker, yang menggarisbawahi pentingnya berhenti merokok dalam meningkatkan hasil penyakit," tambahnya.

Ia menambahkan, pria yang berhenti merokok lebih dari 10 tahun sebelumnya tidak berbeda secara signifikan dibandingkan pasien yang tidak pernah merokok. Tidak semua pria dengan tumor prostat lokal mendapatkan perawatan intensif dengan pembedahan atau radiasi.

Baca Juga: Mr P Pasangan Belum Puaskan Kamu? Jangan Sedih, Masih Bisa dengan Dildo Kok

Seringkali, pria dengan tipe tumor ini akan memilih alternatif yang lebih konservatif, seperti menunggu dengan waspada atau terapi hormon untuk mengecilkan tumor tanpa operasi atau radiasi. Merokok telah lama dikaitkan dengan peningkatan risiko kematian dari berbagai keganasan termasuk tumor paru-paru, bronkus, trakea dan laring, perut dan ginjal.

Belum diketahui secara pasti merokok dapat menyebabkan kanker prostat berkembang atau membuatnya lebih agresif atau lebih fatal. Salah satu kemungkinan adalah merokok menyebabkan peradangan, yang akan mendorong tumor untuk tumbuh, atau bahwa nikotin menyebabkan keganasan menyebar.

(mrt)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini