nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Buat Promo All You Can Eat, Restoran Ini Langsung Bangkrut dalam 2 Minggu

Wikanto Arungbudoyo, Jurnalis · Kamis 21 Juni 2018 12:43 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 06 21 196 1912222 buat-promo-all-you-can-eat-restoran-ini-langsung-bangkrut-dalam-2-minggu-4vdfPK9kDE.jpg Ilustrasi Restoran. (Foto: Shaburi)

SEBUAH restoran all you can eat di China tutup hanya dua pekan setelah beroperasi. Pihak pengelola tak lagi sanggup menjalankan bisnis tersebut karena kerap merugi. Sebab, para konsumen punya nafsu makan yang amat tinggi hingga akhirnya restoran tersebut bangkrut alias gulung tikar.

Promosi all you can eat itu dimulai oleh restoran bernama Jiamener sejak 1 Juni, dengan harapan dapat mengundang lebih banyak pelanggan. Pasalnya, restoran tersebut sepi pengunjung sejak dibuka pada Desember 2017 di Chengdu.

Melansir dari Independent, Kamis (21/6/2018), pihak restoran memberikan harga promo sebesar 120 yuan (setara Rp261 ribu) untuk pemegang kartu member. Berbekal kartu tersebut pelanggan dapat menyantap makanan dengan jumlah tidak terbatas selama satu bulan penuh.

Baca Juga: 5 Zodiak Ini Terlahir Jadi Perfeksionis, Siapa Saja Mereka?

Masalah mulai muncul ketika para pemegang kartu membership itu meminjamkannya kepada kerabat dan teman-teman dekat. Di puncak popularitasnya, Jiamener melayani lebih dari 500 pelanggan dalam sehari. Mereka rela antre sejak pukul 08.00 hingga tengah malam waktu setempat.

Minat dan permintaan yang tinggi tersebut menyebabkan pemilik restoran harus berutang sebanyak 500 ribu yuan (setara Rp1 miliar). Salah seorang pemilik sadar restoran akan merugi sedari awal. Promosi tersebut dimaksudkan untuk menjangkau lebih banyak pelanggan setia. Ia sama sekali tidak menyangka kalau restoran justru akan rugi dengan utang yang begitu banyak.

Sejak restoran itu tutup, warganet menyalahkan promosi all you can eat untuk hot pot ala China tersebut bukan ide yang bagus. Sebab, hot pot merupakan salah satu menu paling populer di Negeri Tirai Bambu.

Baca Juga: Nenek Ini Bocorkan Rahasia Umur Panjang hingga 105 Tahun!

Seorang warganet mengatakan, pengelola restoran terlalu berani dengan ide promosi tersebut. Sedangkan yang lain dengan setengah bercanda meminta agar setiap pengelola restoran jangan meremehkan tingginya selera makan orang-orang di China.

Meski merugi, para pemilik sama sekali tidak menyalahkan pelanggannya. Salah satu pemilik, Su Jie menuturkan, dirinya hanya bisa tidur selama 2-3 jam setiap hari selama dua pekan yang gila tersebut. “Perilaku kurang beradab dari para pelanggan adalah masalah kedua, masalah utamanya adalah manajemen kami yang buruk,” ucap Su Jie.

(mrt)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini