nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Guide Menikmati Kota Tua Dalam Sehari, ke Mana Saja?

Annisa Aprilia, Jurnalis · Minggu 24 Juni 2018 15:04 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 06 23 406 1913033 guide-menikmati-kota-tua-dalam-sehari-ke-mana-saja-a5gVOn69Te.jpg Kota Tua (Instagram)

BICARA seputar tentang Jakarta yang sebentar lagi akan bertambah usia seperti tidak ada habisnya. Pembangunan kota, kemacetan, pusat perniagaan, hingga pariwisata bisa ditemukan di ibukota Indonesia ini.

Sebagian besar masyarakat tentu pernah mengunjungi kawasan Kota Tua. Namun, bagi Anda yang ingin tur berbeda dari yang sering dilakukan, kali ini Okezone memberikan rekomendasi aktivitas untuk Anda lakukan, sekaligus memperingati hari jadi Kota Jakarta yang ke 491 tahun.

Baca juga: Asyik Ngemil, 4 Bahaya Makan Keripik Singkong bagi Kesehatan Ini Jarang Disadari

1. Berkeliling Kawasan Kota Tua naik sepeda

Kota Tua (Instagram) 

Tidak lengkap ke kawasan Kota Tua jika tidak menyewa sepeda-sepeda hias yang disediakan di halaman Museum Fatahillah. Agar kunjungan kian berkesan, cobalah untuk menyewa sepeda sekaligus pemandu wisata, yang disiapkan oleh penyewa sepeda. Harganya cukup terjangkau mulai Rp30ribu saja.

Anda akan diajak untuk berkeliling kawasan Kota Tua, seperti Museum Bahari, Jembatan Kota Intan, hingga Pelabuhan Sunda Kelapa. Rute tur bisa Anda sesuaikan tergantung kesepakatan bersama pemandu tur.

Menyisir kawasan Kota Tua dengan naik sepeda, Anda tidak hanya bisa menikmati pemandangan bangunan kuno dan klasik, tapi juga meresapi nuansa tempo dulu, yang berbalut kisah sejarah. Dengan mengendarai sepeda, Anda juga bisa melihat lebih dekat pojok-pojok cantik yang bisa dijadikan latar belakang foto.

Baca juga: 3 Kuliner Khas Betawi yang Mulai Langka, Coba Icipi Sebelum Hilang

2. Toko Merah

Toko merah (Instagram)

Berkeliling kawasan Kota Tua artinya Anda harus menyiapkan kamera dan memory penyimpanan lebih. Pasalnya, ada banyak spot berfoto yang apik, salah satunya bagian depan Toko Merah. Letak bangunan ini berada di tepi barat Kali Besar, Kota Tua, yang merupakan salah satu bangunan tertua di Jakarta. Selain karena catnya yang berwarna merah, alasan lainnya Toko Merah dinamakan demikian karena adanya Peristiwa Pecinan, yang banyak nyawa melayang.


3. Makan siang di Kedai Seni Djakarte

Kedai Djakarte (instagram)

Lelah setelah berkeliling kawasan Kota Tua dengan bersepeda dan merasa lapar? Nah, Kedai Seni Djakarte menjadi salah satu tempat makan dan nongkrong yang direkomendasikan. Selain bisa makan dan menghilangkan rasa dahaga, Anda pun bisa menikmati suasana kuno dan klasik, seakan berada di suatu tempat di Eropa pada masa lalu.


4. Menyusuri Kali Besar di sore hari

Kali besar kota tua (Instagram)

Kali Besar yang ada di Kawasan Kota Tua menjadi rute terakhir wisata yang tidak boleh terlewat dalam tur Anda. Pasalnya, Kali Besar kini sudah direvitalisasi, yang pembangunannya terinpirasi dari penataan Sungai Cheonggyecheon di Korea Selatan.

Baca juga: Tampil Seksi dengan High Slit Dress, Miss V Penyanyi Dua Lipa Hampir Terlihat!

5. Makan malam di Kafe Batavia

Kafe betawi (Instagram)

Nah, menutup tur Kota Tua yang lebih berkesan kali ini, nikmatilah suasana klasik mewah dengan malam di Kafe Batavia. Desain interior yang klasik, kuno, dan vintage, dengan dinding penuh foto-foto, pemandangan malam yang romantis, hingga suasana seperti di restoran Eropa yang dihidupkan dengan musik jadul.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini