nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Nonton Langsung Piala Dunia? Jangan Lupa Nikmati 'Wanginya' Sholat di Masjid Katedral Moskow

ant, Jurnalis · Sabtu 23 Juni 2018 13:39 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 06 23 406 1913092 nonton-langsung-piala-dunia-jangan-lupa-nikmati-wanginya-sholat-di-masjid-katedral-moskow-PeWLob80ek.jpg Masjid Katedral Moskow (Dronestagram)

JAM masih menunjukkan pukul 10.10 waktu Moskow, namun sahabat yang sudah beberapa tahun di Rusia telah menghampiri untuk berangkat ke Masjid Katedral Moskow yang dalam prasasti tertulis di dindingnya rekonstruksi periode 2007 hingga 2015 dan dibuka oleh Presiden Federasi Rusia Vladimir Vladimirovich Putin dan Mufti Syech Ravil Gaynutdin, 23 September 2015.

Perjalanan menuju masjid yang konon terbesar di Eropa itu menggunakan kereta (metro) dari Stasiun Shabolovskaya dan beberapa kali ganti metro, kemudian jalan ratusan meter menuju rumah Allah itu.

 Baca juga: Pria Ini Habiskan 23 Tahun Gali Gua Bawah Tanah Hanya Menggunakan Palu!

Siapa pun yang memasuki halaman masjid tersebut harus melewati pemeriksaan ketat. Selain badan diperiksa dari tudung kepala hingga kaki, tas bawaan pun harus dibuka. Untuk pengunjung perempuan ada petugas yang juga perempuan menanganinya.

 Masjid Kathedral Rusia (Ourrusia)

Tepat pukul 11.30 WIB tiba di depan pintu utama masjid. Di sisi kiri dan kanan pintu masuk, terdapat kotak dan bertuliskan kata sedekah menggunakan bahasa Rusia. Masuk beberapa meter, baru jamaah membuka alas kaki dan meletakkan sendiri di rak yang jumlahnya cukup banyak.

 Baca juga: 3 Alasan Anda Tak Perlu Bench Press, Tak Cocok untuk Orang Kantoran

Masjid tersebut terdiri atas tiga lantai. Di lantai dua tempat mimbar dan imam. Kemudian, di lantai III terdapat semacam museum yang berisikan beragam peninggalan terkait Islam di negeri tersebut. Ada juga miniatur masjid itu lengkap dengan denahnya.

Terdapat juga potongan kiswah atau potongan penutup Ka'bah yang dipajang dengan penutup kaca transparan, begitu pula semua peninggalan sejarah, seperti Al Quran tulisan tangan yang ukurannya cukup besar.

Museum ini terletak di bagian bangunan yang mereplikasi fitur arsitektur masjid tua yang didirikan pada 1904.

 Baca juga: 7 Alasan Anda Harus Berkencan dengan Gadis Pendek, Salah Satunya Mudah Kala Bermain Seks

Dalam penjelasan menggunakan dwi bahasa, Rusia dan Inggris pun dijelaskan koleksinya meliputi tema-tema utama kaum muslim: ka'bah, terkait Nabi Muhammad SAW, sejarah naskah Al-Qur'an dan edisi cetak, dan objek yang berkaitan dengan sejarah masjid.

Menelusuri sudut lantai I dan II terlihat jamaah baik yang datang sendiri atau pun rombongan sudah mencari tempat untuk salat sunah Tahiyatul Masjid kemudian nampak berzikir atau pun membaca Al-Quran.

Sementara itu, ada juga jamaah baik laki-laki maupun perempuan, umumnya pendatang yang memanfaatkan untuk mengabadikan benda dalam museum dan sesekali memotret bagian bawah dari lantai dua dan tiga.

Menjelang salat Jumat ribuan muslim terus menghadiri masjid tersebut bahkan lantaran ramainya, tiga lantai rumah Allah itu tidak mampu menampung jamaah, hingga banyak yang menggelar beragam alas di halaman bahkan jalan untuk melaksanakan ibadah, meski harus berpanas-panasan karena saat ini di Rusia sedang musim panas suhu mencapai 29 derajat Celcius.

Tepat pukul 12.00 waktu setempat ada petugas yang mengaji. Suaranya merdu kala melantunkan Al Fatihah dilanjutkan dengan surat Yasin. Sebelum azan pemilik suara merdu itu pun memberikan pengantar, dan dalam perkataannya mengungkapkan bahwa saat ini di Rusia sedang ada Piala Dunia.

Di negara ini, lanjut dia, menggunakan bahasa Rusia, sedang berkumpul jutaan orang dari berbagai negara termasuk di dalamnya umat muslim.

Beberapa jamaah yang memiliki parfum atau wangi-wangian menawarkan ke jamaah lain bahkan langsung mengoleskan ke tangah jamaah yang dituju. Begitu ketika di dalam masjid, bertemu dengan jamaah yang menawarkan parfum pula.

Salah seorang jamaah asal Rusia yang memiliki parfum mengaku senang membagi karena untuk salat Jumat lebih baik bersih dan harum. Aroma parfum tersebut cukup khas dan banyak jamaah yang menyukai.

Usai salat Jumat, ribuan umat ke luar masjid dan bertemu dengan sejumlah pedagang parfum di halaman. Mereka menawarkan sambil berkata bahwa parfum tersebut asli dari Arab Saudi.

Jadi, bagi penduduk muslim yang sedang mengunjungi Rusia, jangan aneh saat berkunjung ke sana dengan wangi yang semerbak.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini