Hati-Hati! Jangan Lakukan Hubungan Seks untuk 6 Hal Ini!

Pradita Ananda, Jurnalis · Senin 25 Juni 2018 02:56 WIB
https: img.okezone.com content 2018 06 24 196 1913371 hati-hati-jangan-lakukan-hubungan-seks-untuk-6-hal-ini-Bt3sFyHUrl.png Hubungan Seksual (Foto: Timesofindia)

KONTRAS dengan keyakinan bahwa melakukan hubungan seks atau hubungan intim itu selalu bisa membuat dua orang menjadi lebih dekat. Jangan salah, seks juga bisa digunakan sebagai alat untuk menghindari suatu situasi atau emosi.

Alih-alih mendekatkan dua orang, salah menempatkan hubungan seks pada sesuatu yang tidak semestinya hanya karena momen sesaat, pada akhirnya bisa membuat diri menjadi menyesal kemudian.

Ada beberapa situasi dan kondisi emosi di mana sebaiknya, kita tidak menggunakan hubungan seks di dalamnya. Apa saja? Melansir Timesofindia, Senin (25/6/2018) berikut uraian singkatnya.

1. Untuk melupakan mantan pasangan : Dalam upaya untuk melupakan hubungan sebelumnya yang gagal, tidak dipungkiri kita kadang-kadang menjadi putus asa untuk mencoba apa pun, termasuk salah satunya ialah hubungan fisik yang tidak bertanggung jawab. Namun, apa yang kita lupa adalah hal ini biasanya hanya bersifat sebagai 'bantuan sementara' tanpa terfikirkan berapa lama bisa terus-terusan melakukan hal ini hanya untuk melupakan cinta lama? Selalulah ingat bahwa seks bukan jadi solusi atas emosi yang bergejolak.

2. Ketika marah : Menurut para ahli, kita harus menghindari terlibat dalam aktivitas emosional salah satunya berhubungan intim, ketika diri sedang merasa marah karena kemarahan itu sendiri adalah emosi yang kuat. Mengapa demikian? Karena jika dipaksakan, akhirnya akan ada kemungkinan Anda bisa menyakiti pasangan secara fisik atau emosional ketika sedang melakukan hubungan seks, sebab dalam keadaan marah karena kita mungkin saja tidak menyadari apa yang kita lakukan atau katakan ketika amarah sedang berkobar.

3. Tertekan: Disebutkan, jika ada orang yang merasa tertinggal atau dikucilkan karena lingkungan sekitarnya selalu membicarakan dan membangga-banggakan kehidupan seks mereka, itu adalah hal yang wajar. Hingga akhirnya bisa merujuk pada situasi paksaan hanya karena ingin melepas label lajang, contohnya dengan berhubungan seks dengan orang yang tidak pernah terfikirkan dan kemudian menyesali keputusan tersebut.

4. Membuat orang lain bahagia : Mungkin tidak banyak orang yang mau terus terang, tapi memang ada orang-orang yang mau berhubungan seks dengan psangannya hanya karena semata-mata ingin membuat pasangannya tersebut bahagia, walaupun secara emosional merasa terpisah dari pasangannya itu. Keputusan untuk mau tetap berhubungan fisik ini, salah satunya dilandasi dengan harapan bahwa seks ini akan memperbaiki ikatan hubungan yang rusak. Well, sebaiknya jangan menggunakan seks untuk menyembuhkan hubungan yang rusak. Sebaliknya, fokus pada bagaimana cara untuk memperbaiki masalah yang nyata terjadi antara diri sendiri bersama pasangan.

5. Keuntungan profesional : Banyak dari kita sadar memang ada orang yang menggunakan seks sebagai alat untuk mendapatkan keuntungan secara profesional. Jika ingin karir menanjak, gunakan dedikasi dan kemampuan diri secara profesional bukan dengan berhubungan seks. Disebutkan, jika menggunakan seks untuk mendapatkan keuntungan profesional, kita bisa saja tidak hanya akan kehilangan rasa hormat dari rekan kerja, tetapi juga akhirnya bisa membahayakan karir kita sendiri.

6. Seks kosong: Biasa disebut 'mindless sex', ialah ketika berhubungan seks tanpa adanya ikatan atau daya tarik emosional apa pun. Setiap orang memang punya berbagai alasan untuk bisa melibatkan diri pada hubungan seks macam ini, tapi apapun alasannya, seks tanpa emosi atau perasaan tidak bisa menjadi pengalaman yang memuaskan loh! Ingat, seks bukan hanya tentang kesenangan fisik, itu adalah pengalaman yang memperkaya tubuh, pikiran dan jiwa.

(ren)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini