nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

5 Bangunan yang Instagramable di Jakarta, Bisa Tambah Koleksi Foto Kamu!

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Minggu 24 Juni 2018 16:21 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 06 24 406 1913263 5-bangunan-yang-instagramable-di-jakarta-bisa-tambah-koleksi-foto-kamu-5jm3535xK7.jpg Kota Tua Kalibesar (Ig)

BERLIBUR sambil berfoto memang sangat seru dan mengasyikkan. Apalagi bila Anda pergi ke tempat indah sambil berfoto dan membagikannya ke dalam akun sosial media seperti Twitter, Instagram maupun Facebook. Tentunya akan banyak komentar dan like yang Anda dapatkan dari teman-teman.

Sebenarnya Anda tidak perlu pusing harus pergi jauh-jauh bahkan sampai menuju luar kota hanya untuk mendapatkan tempat yang bagus untuk berfoto. Jakarta nyatanya memiliki berbagai tempat indah yang bisa menjadi spot terbaik untuk Anda berfoto.

 

Sebagaimana dilansir Jakarta Tourism, Okezone akan merangkum lima tempat Instagram-able di Jakarta yang bisa Anda kunjungi.

Baca juga: Gejala Awal Kehamilan, Bisa Bikin Senang atau Deg-degan!

1.Masjid Ramlie Musofa

Masjid Ramlie Musofa (Ig)

Bangunan berwarna putih ini terlihat menjulang tinggi di antara rumah-rumah besar di Jalan Danau Sunter Selatan, Jakarta Utara. Bangunan besar tersebut memiliki sebuah kubah raksasa dihiasi ornament ukiran khas Arab. Penampilan bangunan ini sangat mewah dan megah, bahkan jika dilihat sepintas bentuk bangunan ini mirip dengan Taj Mahal yang menjadi ikon terkenal di India.

Selain rupanya yang mirip Taj Mahal, masjid ini memiliki keunikan dengan adanya surat kaligrafi Al Quran pada dindingnya. Surat tersebut dipahat dengan tiga bahasa yakni Arab, Indonesia dan Mandarin. Masjid ini juga dibuka sebagai salah satu objek wisata.

2.Gedung Chandra Naya

Gedung Chandra Naya (Ig)

Gedung ini memiliki arsitektur khas bangunan Tionghoa dengan struktur rangka atap yang disebut Tou-kung. Bangunan ini dibangun oleh Khou Tian Sek sekira 1807 untuk menyambut kelahiran puteranya pada 1808. Nama Chandra Naya berasal dari lukisan dengan tulisan memakai huruf Han.

Baca juga: Heboh! Pernikahan Remaja Asal Rusia Ini Habiskan Dana hingga Rp22 Miliar!

Awalnya pemilik dan penghuni bangunan ini adalah seorang mayir bernama Khoum Kim An. Hingga saat ini Gedung Candra Naya menjadi cagar budaya meski letaknya terjepit di tengah bangunan lain.

3.Pelabuhan Sunda Kelapa

Pelabuhan Sunda Kelapa (Ig)

Sunda Kelapa adalah nama pelabuhan yang mulai digunakan sejak abad ke-12 dan menjadi titik awal pembangunan kota metropolitan Jakarta. Bangsa Belanda bertahan menduduki Batavia selama tiga abad. Pada tahun 1970, nama lama Kalapa kembali digunakan sebagai nama pelabuhan yang menjadi Sunda Kelapa. Kini, pelabuhan Sunda Kelapa difungsikan sebagai pelabuhan internal pulau bagi perahu tradisional.

4.Kota Tua

Kota Tua

Tempat ini terletak di pusat kota Jakarta. Anda bisa mengunjungi tempat ini dengan mudah menggunakan kereta rel listrik (KRL) tujuan Jakarta Kota. Anda bisa menikmati berbagai arsitektur bangunan Belanda yang masih melekat kuat di tempat ini. Mulai dari Stasiun Jakarta Kota, Museum Fatahilah, Museum Keramik, Museum Wayang, Museum Bank Indonesia, Museum Bank Mandiri, merupakan bangunan peninggalan Belanda.

5.Kalibesar

Kali besar kota tua (Instagram)

Selintas kali ini seperti sungai pada umumnya. Namun, jika diamati dengan seksama, struktur pinggiran kali ini sangat kental dengan gaya Belanda. Sungai ini terletak di sisi barat dan timur Sungai Ciliwung. Pada zaman colonial Belanda, sungai ini dikenal dengan nama Grootegracht yang artinya sungai yang besar. Hingga saat ini daerah ini masih menjadi daerah perdagangan yang sangat sibuk sebagai daerah Pecinan Jakarta. Di daerah ini juga terdapat Toko Merah yang berasal dari abad ke-18 yang sebelumnya merupakan Bank Standard Chartered.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini