Perhatikan Suhu Mesin Cuci agar Terhindar dari Serangan Ngengat

Wikanto Arungbudoyo, Jurnalis · Senin 25 Juni 2018 22:36 WIB
https: img.okezone.com content 2018 06 25 196 1913834 perhatikan-suhu-mesin-cuci-agar-terhindar-dari-serangan-ngengat-H5rtb99qbI.jpg Ilustrasi (Foto: Shutterstock)

PERNAH perhatikan suhu atau temperatur udara ketika mencuci pakaian? Kalau tidak, sebaiknya mulai sekarang perhatikan suhu udara. Sebab, temperatur mesin cuci diklaim punya hubungan erat dengan endemi ngengat di rumah.

Keterkaitan antara ngengat dengan suhu mesin cuci itu setidaknya terjadi di Inggris. Sejak April hingga Mei 2018, panggilan untuk jasa pengendalian hama, Rentokil, melonjak 110% dari biasanya.

Awalnya masalah tersebut diduga sebagai akibat dari cuaca hangat di Inggris pada periode Mei lalu. Namun, fakta kemudian mengungkap adanya endemi ngengat dengan kebiasan masyarakat Inggris saat mencuci baju.

Studi yang dilakukan pada 2.006 pengguna jasa Rentokil menunjukkan, sebanyak 54% orang senang mencuci baju pada suhu 30 derajat Celsius. Ketika suhu mesin cuci diatur pada suhu yang lebih rendah, kondisi tersebut memberi peluang ngengat untuk bertahan hidup dibandingkan suhu yang tinggi.

 (Baca Juga:Pakai Tiket Kereta Bekas, Pria Ini Buat Lukisan Wajah Artis Terkenal)


Selain suhu mesin cuci, masalah timbulnya ngengat juga bisa diakibatkan oleh material atau bahan dasar baju. Sebab, larva ngengat lebih mudah tertarik pada bahan yang mengandung protein alami yang disebut keratin. Kandungan tersebut dapat ditemukan pada baju dari kain wol, sutra, dan bulu.

“Ngengat pakaian menyukai serat alami dan sulit dihilangkan. Kerusakan pada pakaian lebih banyak disebabkan oleh larva. Setelah menetas, mereka memutar pembuluh sutra yang kecil serta menyerap serat dari bulu dan wol,” ujar Direktur Pelaksana Perusahaan Pengendali Hama Cleankill, Paul Bates, dinukil dari Independent, Senin (25/6/2018).

Anda tak perlu khawatir. Paul Bates membagikan sejumlah tips agar menghindari penyebaran ngengat di rumah yang dapat merusak pakaian.

1. Jangan simpan pakaian kotor

Sebaiknya jangan menyimpan pakaian kotor di dalam lemari, apalagi untuk waktu yang lama. Sebab, ngengat sangat menyukai residu lembap yang ditinggalkan oleh area pakaian yang menyerap atau bekas keringat.

 

 (Baca Juga:Begini Isi Rumah Selena Gomez yang Harganya Rp 39 Miliar, Siap-Siap Melongo!)

2. Bungkus baju berbahan dasar wol dengan plastik

Menyimpan baju berbahan dasar wol di dalam plastik yang disegel dapat mencegah gigitan ngengat. Cara ini tidak terlalu mudah dan praktis sehingga Anda disarankan membungkus pakaian dengan plastik setidaknya satu bulan sekali.

 

3. Periksa bagian belakang furnitur

Area di belakang furnitur, apalagi yang dialasi karpet, sangat gelap. Kondisi tersebut sangat ideal bagi tumbuh kembang larva ngengat. Anda disarankan untuk mengecek bagian bawah dan belakang furnitur sebagai langkah pencegahan.

 

4. Bersihkan area rentan debu

Pastikan Anda rutin membersihkan debu di bawah tempat tidur atau bagian lain di mana serat alami dapat tumbuh di hamparan debu. Jika menemukan adanya telur atau larva, segera bersihkan dengan vacuum cleaner atau cukup dengan sapu.

 

5. Cuci dengan suhu lebih hangat

Saat mencuci baju yang tidak membutuhkan suhu dingin, Bates merekomendasikan agar Anda mengatur suhu mesin cuci di atas 48 derajat Celsius. Ketika terik matahari tidak terlalu panas, Anda bisa memanfaatkan mesin pengering agar mencegah ngengat di pakaian.

(tam)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini