Unik, Keripik Ini Ternyata Terbuat dari Limbah Makanan

Dimas Andhika Fikri, Jurnalis · Senin 25 Juni 2018 10:10 WIB
https: img.okezone.com content 2018 06 25 298 1913553 unik-keripik-ini-ternyata-terbuat-dari-limbah-makanan-Esc0c73E4J.jpg Keripik dari limbah makanan (Foto: Dailymail)

LIMBAH makanan yang terus meningkat setiap tahunnya, membuat sejumlah pihak melakukan berbagai upaya untuk menguranginya. Seperti yang dilakukan oleh Tyson Innovation Lab.

Belum lama ini, mereka meluncurkan kampanye crowdfunging untuk memproduksi camilan ringan yang disebut ’Yappah’. Anehnya, camilan berbentuk keripik ini dikemas di dalam sebuah kaleng bukan kantung plastik.

Jika dilihat dari bentuknya, banyak yang mengira bahwa Yappa terbuat dari potongan kentang, jagung, atau bahkan tortilla. Jangan salah, camilan unik ini justru terbuat dari sisa-sisa makanan seperti sayuran yang berhasil ‘diselamatkan’ dan sisa-sisa daging ayam yang telah dibuang.

“Memerangi limbah makanan tidak pernah terasa lebih enak seperti ini,” kata Yappah Foods di halaman web resmi mereka.

“Keripik kami dibuat oleh koki profesional yang dilatih di French Laundry & Morimoto. Kami menggunakan sisa makanan yang masih layak untuk digunakan sebagai bahan-bahannya. Dengan kandungan protein mencapai 8 gram per porsi, Yappah akan membuat Anda lebih bertanggung jawab dalam mengonsumsi makanan. Rasanya pun lezat,” tambah Yappah Foods.

Keripik

Jadi seperti apa rasa ‘keripik protein’ tersebut? Saat ini, Yappah tersedia dalam empat rasa dan masing-masing dikemas dalam kaleng aluminium 1,25-oz. Ada chicken carrot curry yang terbuat dari dada ayam dan pure wortel, chicken celery mojo yang terbuat dari pure ayam dan seledri, serta chicken shandy beer dan chicken IPA white cheddar yang terbuat dari daging ayam dan malt barley.

Pihak perusahaan juga menjelaskan bahwa dalam proses pembuatan makanan, banyak sekali bahan makanan yang dibuang sia-sia oleh orang Amerika , seperti potongan dada ayam dan sayuran bertekstur tidak sempurna. Tindakan ini secara tidak langsung memicu timbulnya limbah makanan yang nilainya ditaksir mencapai Rp3.080 triliun.

Keripik

Alih-alih membiarkan limbah makanan itu terbuang sia-sia, Yappah Foods berinsiatif untuk menghasilkan produk makanan alternatif yang rencanya akan dijual pada Juli mendatang.

“Produk ini diciptakan untuk menginspirasi setiap orang dan mitra kerja kami sehingga mereka dapat memikirkan kembali bahwa limbah makanan akan berdampak besar pada kehidupan manusia,” tukas Rizal Hamadallah, kepala Tyson Innovation Lab. Demikian dilansir dari Daily Mail, Senin (25/6/2018).

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini