Unik! Restoran Ini Punya Pegawai Khusus Pengupas Lobster agar Tangan Pelanggan Tak Kotor

Lidya Julita Sembiring, Jurnalis · Senin 25 Juni 2018 21:29 WIB
https: img.okezone.com content 2018 06 25 298 1913865 unik-restoran-ini-punya-pegawai-khusus-pengupas-lobster-agar-tangan-pelanggan-tak-kotor-jcIumMfWGn.jpg Ilustrasi (Foto: Thespruce)

BAGI Anda yang menyukai makanan laut pastinya sudah sering mendatangi restoran seafood untuk mendapatkan makanan tersebut. Anda juga pasti sudah tahu, jika makan makanan laut seperti kepiting, udang dan lobster yang menjadi favorit pasti membuutuhkan usaha yang lebih.

Makan kepiting dan lobster mengharuskan kita menggunakan tangan telanjang agar bisa menikmatinya. Tentunya ini membuat tangan kotor dan penuh dengan bumbu saos.

Terkadang itu yang membuat masyarakat malas untuk makan makanan laut di tempat yang tidak nyaman. Tapi baru-baru ini, sebuah restoran di China membuat kehebohan karena memanjakan pelanggan tanpa perlu mengotori tangannya saat makan lobster.

Yups, Restoran di Shanghai ini mempekerjakan dua orang pengupas lobster yang akan dilakukan di meja pelanggan. Jadi lobster yang telah dimasak akan di antarkan ke meja pelanggan dan pengupas akan melakukan tugasnya di depan pelanggan tersebut.

 (Baca Juga:Dingin-Dingin Enaknya Makan Mi Ceker Khas Bandung)

Pengupas lobster ini akan memberikan ke piring Anda daging yang lezat tanpa mengotori tangan. Anda bisa sambil bermain handphone atau mengobrol dengan teman dan ia akan melakukan tugasnya dengan baik.

Restoran yang terletak di distrik Huangpu Shanghai ini benar-benar melakukannya. Ini untuk memudahkan pelanggan mereka. Kedua pengupas lobster ini masih muda dan biasanya mereka menangani sekitar 100 porsi setiap harinya. Pemilik restoran memberikan mereka gaji bulanan yang bagus lebih dari 10.000 yuan atau USD1.500 atau Rp21 juta (kurs Rp14.000/USD).

 

“Mengupas lobster adalah hal yang cukup menyebalkan untuk dilakukan dan tangan Anda menjadi kotor, jadi kami telah memperkenalkan pengupas crayfish profesional di sini. Para pelanggan tidak perlu berhenti (makan, mengobrol dan main game) untuk mengupas," ungkap pemilik restoran dalam video Pear seperti dilansir dari oddity central.

 (Baca Juga:Dinobatkan sebagai Chef Wanita Terbaik, Dominique Crenn Malah Marah)

Salah satu dari dua pengupas lobster yakni Nanxin adalah mahasiswa tahun keempat jurusan desain fashion. Dia dan koleganya menerima 15% dari biaya layanan mengupas, yang tampaknya membantu mereka mendapatkan gaji lima digit setiap bulan. Dia juga suka karena pekerjaan ini memberinya kesempatan untuk berinteraksi dengan berbagai jenis orang.

Wanita muda itu mengatakan bahwa hanya butuh dua hari untuk mempelajari cara mengupas lobster dengan benar.

Jenis layanan seperti ini menjadi populer pada tahun 2015, setelah seorang mantan pramugari memulai layanan mengupas kepitingnya sendiri di pasar online Taobao.

(tam)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini