nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

5 Pernikahan Tradisional yang Masih Digemari Pengantin Milenial, Daerah Mana Saja?

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Rabu 27 Juni 2018 08:15 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 06 27 196 1914422 5-pernikahan-tradisional-yang-masih-digemari-pengantin-milenial-daerah-mana-saja-Kjc8ljylVc.gif Ilustrasi Pengantin. (Foto: Instagram)

KATA siapa acara pernikahan mesti bernuansa modern? Anak milenial pun tidak dilarang untuk mengusung konsep pernikahan secara tradisional. Jika Anda perhatikan, banyak selebriti tanah air yang kembali mempopulerkan pernikahan dengan adat tradisional.

Mereka pun nampak sangat luar biasa dengan segala tata cara pernikahannya. Mulai dari tampilan sampai dengan ritual yang mesti dijalani. Masih ingat bagaimana akhirnya pernikahan anak Presiden Joko Widodo, Kahiyang Ayu, mendapat sorotan banyak pihak? Bukankah pernikahan seperti itu sungguh luar biasa?

Nah, jika ditarik benang merah, sebetulnya, adat pernikahan mana sih yang paling banyak diterapkan di Indonesia?

Baca Juga: Suporter-Suporter Cantik yang Berhasil Mencuri Perhatian di Piala Dunia 2018

Dijelaskan Cluster Director Wedding and Social The Ritz-Carlton Jakarta, Mega Kuningan JW Marriot Hotel Jakarta Dini Tirtasari, tidak dipungkiri, 5 adat ini cukup banyak diterapkan di masyarakat sekarang. Beberapa dari mereka juga terbilang pasangan milenial yang memilih pernikahan tradisional.

"Semakin ke sini, tren pernikahan tradisional semakin baik. Semakin banyak calon pengantin yang ingin merasakan pernikahan tradisional yang punya makna tersendiri setiap wilayahnya," katanya di The Ritz-Carlton Jakarta, Mega Kuningan.

Nah, paling tidak ada 5 pernikahan tradisional yang tengah populer sekarang ini. Melansir berbagai sumber, Okezone tampilkan pernikahan tradisonal tersebut.

Baca Juga: Gemasnya Video Bocah Gemuk Jilati Poster Ayam Goreng, Ditonton Sampai 11 Juta Kali

1. Adat Jawa

 

Pengantin yang memilih adat ini biasanya akan melewati banyak ritual panjang persiapan pernikahan hingga pasca pernikahan. Tidak sekadar akad nikah yang sangat sakral, namun ritual sebelum dan sesudahnya pun menjadi bagian penting.

Sebut saja tradisi serah-serahan, siraman, paes pengantin, dodol dawet, midodareni, upacara panggih, hingga upacara balangan suruh. Semua itu tentunya memiliki makna tersendiri yang baik untuk kelangsungan rumah tangga sang mempelai pengantin.

2. Adat Sunda

 

Tidak jauh berbeda dengan adat Jawa, mereka yang berniat melangsungkan pernikahan dengan adat Sunda pun harus melewati banyak ritual sebelumnya. Bahkan, sebelum prosesi pernikahan itu berlangsung.

Biasanya, tradisi itu sudah dimuali sejak rencana lamaran. Jadi, biasanya runutan adatnya adalah neundeun omong (menyimpan ucapan), dilanjut narosan atau lamaran. Kemudian Tunangan, seserahan, ngeuyeuk seureuh, membuat lungkun, dan berebut uang.

Nah, untuk acara pernikahan hari H, adatnya itu biasanya dimulai dengan penjemputan calon pengantin pria, ngabagueakeun, akad nikah, sungkeman, wejangan, saweran, meuluem harupat, nincak endog, dan ditutup dengan muka panto.

3. Adat Padang

 

Selain wilayah Jawa, adat pernikahan wilayah Sumatera pun banyak dilirik. Sebut saja adat Padang. Pernikahan yang mengusung adat Padang ini pun sepertinya menjadi salah satu tradisi yang masih terus dilestarikan keluarga di Sumatera Barat.

Nah, bagaimana prosesi pernikahan adat Minang? Hal yang biasanya dilakukan pertama adalah maresek, lalu menimang dan batimbang tando. Kemudian berlanjut ke mahanta siriah, babako-babaki, malam bainai, manjapuik marapulai, penyambutan di rumah anak daro, akad nikah, dan basandiang di pelaminan.

Menariknya lagi, di adat Minang ini, ada tradisi usai akad nikah. Tradisi ini meliputi mamulangkan tando, malewakan gala marapulai, balantuang kaniang, mangaruak nasi kuniang, bamaian coki, dan tari payung.

4. Adat Palembang

Di tanah Sumatera pun yang cukup banyak peminatnya adalah pernikahan adat Palembang. Dekorasi dan busana pengantin yang khas bisa sangat terlihat di acara pernikahan adat Palembang. Lalu, bagaimana dengan rangkaian prosesi adatnya?

Tahapan pertama adalah milih calon, setelah itu berlanjut ke madik, dan tunangan. Jika sudah begitu, calon pengantin akan menjalankan berasan. Kemudian mutuske kato, nganterke belanjo, akad nikah, munggah, dan tarian pagar pengantin.

5. Adat Batak

Di tanah Sumatera Utara, adat Batak ternyata cukup banyak diminati calon pengantin belakangan ini. Tidak jauh berbeda dengan adat-adat lainnya, di pernikahan adat Batak pun, tahapan yang mesti dilalui cukup panjang. Bahkan, ada yang bilang sangat panjang. Di kesempatan ini, pernikahan adat Batak Toba yang akan di-highlight. So, seperti apa saja?

Tahapan pertama adalah mangarisika, marhusip-husip, marhata sinamot, martumpol, martonggo raja, manjalo pasu-pasu parbagason, pesta unjuk, dialap jual atau ditaruhon jual, paulak une, manjae, dan maningkir tangga. Kesemua tahapan ini biasanya dilakukan dengan sangat sakral dan penuh dengan makna.

1
5

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini