nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Niat Jalan Sore, Perempuan Muda Ini Ditahan 2 Minggu oleh Kepolisian Negara Perbatasan Amerika Serikat

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Rabu 27 Juni 2018 09:31 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 06 27 406 1914492 niat-jalan-sore-perempuan-muda-ini-ditahan-2-minggu-oleh-kepolisian-negara-perbatasan-amerika-serikat-4BFGotjvwp.jpg Jogging di perbatasan negara (Foto: Oddity)

APA yang akan Anda lakukan ketika tahu perbuatan yang barusan Anda lakukan ternyata melanggar peraturan? Padahal, yang Anda perbuat tidak Anda ketahui bahwa itu kesalahan.

Pelajaran berharga pasti akan diterima Cedella Roman. Perempuan berusia 19 tahun asal Perancis ini mungkin tidak akan pernah lagi berniat iseng jalan-jalan sore mengunjungi ibunya di British Columbia, Kanada. Sebab, setelah kejadian itu, dirinya harus ditahan selama 2 minggu.

Dilansir dari Oddity Central, Rabu (27/6/2018), Cedella menceritakan bahwa dirinya berjalan-jalan sore di pantai White Rock, Kanada Barat. Niat Cedella kala itu hanya untuk menikmati pemandangan dan ingin menuju rumah ibunya yang tak jauh dari lokasi tersebut.

Baca Juga:

Namun, tak lama berselang, tiba-tiba saja petugas Bea dan Cukai Perbatasan Amerika Serikat memberhentikan dan menginterogasi dia. Berhubung dia hanya berniat jalan-jalan sore, alhasil ketika ditanya dokumen pribadi, Cedella menyatakan tidak memiliki. Semua ada di rumahnya.

Alasan tersebut dianggap tidak logis dan tak lama berselang Cedella mesti ditahan. "Saya tahu memang wilayah yang saya jadikan tempat jogging itu dekat dengan perbatasan. Tapi, di sana tidak ada sama sekali petunjuk perbatasan dan saya dianggap telah melewati negara tanpa izin," kata Cedella pada CBC News.

Dengan kepolosannya, Cedella menjelaskan bahwa dirinya tidak tahu sama sekali bahwa dirinya salah. Kecerobohan dia pun sebetulnya tidak berdasar, karena dia tidak sama sekali melihat petunjuk perbatasan kedua belah negara.

“Mereka meminta saya untuk menanggalkan semua barang-barang pribadi saya, termasuk perhiasan saya. Mereka mencari saya di mana-mana,” kenang Cedella. "Lalu aku mengerti itu menjadi sangat serius dan aku mulai menangis," ceritanya kala itu.

Gadis asal Perancis itu ditangkap oleh patroli perbatasan pada 21 Mei dan kemudian dipindahkan ke tahanan Immigration and Customs Enforcement (ICE). Keesokan harinya, dia dimasukkan ke dalam "kendaraan yang dikurung" dan dibawa ke Pusat Penahanan Barat Laut, di Tacoma, Wahington, sekitar 140 mil di selatan tempat dia ditangkap. "Cedella tetap di sana sampai 5 Juni, ketika dia dibawa kembali ke perbatasan dan dipindahkan ke Kanada," menurut juru bicara ICE, Carissa Cutrell.

Tidak jelas mengapa remaja berusia 19 tahun itu harus menghabiskan dua minggu di pusat penahanan karena kesalahannya, terutama karena ibunya memberikan dokumen perjalanan yang dibutuhkan dengan segera.

“Itu tidak adil bahwa tidak ada apa-apa, tidak ada tanda di perbatasan,” kata ibu gadis itu, Christiane Ferne. "Siapa pun bisa ditangkap di perbatasan seperti ini," terangnya.

Namun, perwakilan Bea Cukai dan Perlindungan Perbatasan AS tidak mau tahu tentang masalah ini. Secara resmi, mereka mengatakan kepada The Washington Post, jika seseorang memasuki Amerika Serikat di lokasi selain pelabuhan resmi masuk dan tanpa pemeriksaan oleh petugas Bea dan Perlindungan Perbatasan, mereka secara ilegal memasuki Amerika Serikat dan akan diproses sesuai dengan itu.

"Ini adalah tanggung jawab seorang individu yang bepergian di sekitar perbatasan internasional untuk menjaga kesadaran lingkungan mereka dan lokasi mereka setiap saat untuk memastikan mereka tidak menyeberang perbatasan secara ilegal," pernyataan resmi perwakilan Bea Cukai dan Perlindungan Perbatasan AS.

Jika Anda perhatikan, mungkin secara teknis itu benar, tetapi masalah dua minggu di tahanan karena melintasi perbatasan saat joging di daerah tanpa garis demarkasi yang jelas atau tanda perbatasan tampaknya sedikit kasar. Bukan begitu?

 

(ren)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini