Amankah Mengobati Luka dengan Alkohol? Ini Kata Dokter!

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Kamis 28 Juni 2018 19:40 WIB
https: img.okezone.com content 2018 06 28 481 1915270 amankah-mengobati-luka-dengan-alkohol-ini-kata-dokter-TBQyG5Fzie.jpg Luka (Webmd)

PERNAH melihat seseorang mengobati luka dengan alkohol? Apa reaksi Anda, takut atau malah terinspirasi?

Ya, beberapa orang memilih mengobati luka lecetnya dengan alkohol. Alasan paling seringnya mungkin berkaitan dengan efektivitas dan efisiensi waktu. Benarkah logika ini? Bagaimana pandangan dokter menilai kebiasaan ini?

 Baca juga: Miliki Suara Merdu, Nissa Sabyan Ternyata Pandai Berpenampilan, 5 Gayanya Ini Bikin Hati Terasa Adem

Luka (Yankodesign)

Head of Medical Affairs Mundipharma Indonesia dr. Dedy Kartawidjaja menjelaskan bahwa penggunaan alkohol untuk pengobatan itu sebetulnya kurang tepat. Sayangnya, persepsi ini kemudian diamini banyak masyarakat dan ternyata tidak sepenuhnya benar.

Menurut dr. Dedy, alkohol itu mempunyai sifat antimikroba sebelum dia menguap. Nah, ketika Anda mengaplikasikan alkohol di luka, di sana terjadi proses penguapan antimikroba dan ini yang kemudian membuat efektivitas alkohol sebagai penyembuh kurang ampuh.

Baca juga: Bintang Porno Ini Dinobatkan Sebagai Hottest Female Fans World Cup 2018, Tampilannya Bikin Pria Kegerahan!

"Dengan sifat yang mudah menguap, alkohol kurang disarankan untuk mengobati. Penggunaan Alkohol sebetulnya baik untuk pembersihan kotoran yang ada di sekitar luka atau berada di atas luka itu sendiri," papar dr. Dedy saat diwawancarai di Plataran Menteng Jakarta Pusat, Kamis (28/6/2018),

Dengan kata lain, alkohol itu tidak cukup baik untuk mengobati luka, bagaimana pun kondisinya. Cairan tersebut, sambung dr. Dedy, lebih tepatnya dijadikan cairan desinfektan yang mana fungsinya adalah menetralisasi kulit. Makanya, pemberian alkohol biasanya dilakukan sebelum melakukan tindakan medis. Ini sebetulnya berkaitan dengan meminimalisir paparan kuman di titik yang ingin diobati. Alkohol tidak sampai memiliki fungsi mengobati luka.

Luka (Empowher)

 Baca juga: 7 Gejala Anemia yang Tak Boleh Diabaikan, Salah Satunya Ingin Makan Benda Aneh

Lagipula, penggunaan alkohol untuk luka tidak begitu disarankan dengan alasan kenyamanan. Percaya atau tidak, saat Anda mengaplikasikan alkohol di luka Anda, reaksi yang bakal terjadi adalah perih yang teramat. Rasa sakit yang luar biasa ini tentunya tidak membuat Anda nyaman dan luka pun sebetulnya tidak terobati keseluruhan.

"Anda pasti tahu kalau luka kena alkohol itu sakitnya luar biasa. Nah, mana ada sih pasien yang suka dengan penanganan seperti itu. Terlebih ketika Anda tahu ada cairan antiseptik lainnya yang bisa lebih nyaman di kulit dan tentunya lebih memberikan dampak yang berarti di luka," tambah dr. Dedy.

So, masih mau mengaplikasikan alkohol untuk luka? Lebih baik pertimbangkan hal-hal di atas!

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini