nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

3 Cara Mudah Mencegah Radang dan Kerusakan Gigi

Tiara Putri, Jurnalis · Jum'at 29 Juni 2018 20:41 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 06 29 481 1915860 3-cara-mudah-mencegah-radang-dan-kerusakan-gigi-BEVBltvqZX.jpg Sakit gigi (Foto: Readers Digest)

PENUMPUKAN plak pada gigi dapat mengakibatkan masalah serius seperti radang gusi dan periodontitis. Plak berasal dari sisa-sisa makanan yang menempel di gigi. Plak mengandung kuman yang apabila tidak dibersihkan dapat menyebabkan karang gigi dan pada gilirannya dapat merusak gigi.

Salah satu cara untuk menghindari pertumbuhan kuman di gigi adalah dengan menyikatnya. Tapi bukan berarti kuman benar-benar hilang. “Jangan berpikiran kalau sudah sikat gigi maka gigi sudah bersih dari kuman. Enggak sampai satu menit, kuman itu bisa muncul lagi karena menempel pada air liur,” jelas dokter gigi spesialisasi periodonsia, drg. Dedy Yudha Rismanto, Sp. Perio saat ditemui dalam sebuah acara di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

 Baca Juga: Miliki Suara Merdu, Nissa Sabyan Ternyata Pandai Berpenampilan, 5 Gayanya Ini Bikin Hati Terasa Adem

Lebih lanjut dokter gigi yang akrab disapa Yudha itu bila kuman akan tetap ada di gigi. Satu hal yang harus dicegah adalah kuman mengalami aktivasi atau berkolonisasi dengan kuman lainnya. Bila hal itu terjadi, maka bisa terjadi masalah pada gigi. Cara untuk mencegahnya adalah dengan menyikat gigi, flossing, dan berkumur.

 

“Sikat gigi mencegah pematangan kuman di gigi. Kuman membutuhkan waktu 8-12 jam untuk berkolonisasi. Itu alasannya seseorang disarankan untuk menyikat gigi pagi setelah sarapan dan malam sebelum tidur,” tambah drg. Yudha. Menyikat gigi pun tidak bisa dilakukan secara asal. Waktu yang dibutuhkan paling tidak satu menit dan gerakannya harus mengikuti struktur gigi.

“Sikat gigi dari atas ke bawah, hindari gerakan horizontal karena bisa mengikis email gigi,” ucap drg. Yudha. Sementara itu, pembersihan lainnya yaitu flossing berguna untuk membersihkan gigi dari sisa makanan yang tidak terjangkau sikat gigi. Sedangkan berkumur idealnya dilakukan sehabis makan.

 Baca Juga: Siti Badriah Kenakan Hoodie Tenun Etnik saat Liburan di NTT, Netizen: Syantik!

Setelah makan, mulut akan menjadi asam. Lingkungan asam itulah yang dapat dengan mudah membuat kuman berkembang biak. Berkumur membantu menetralkan pH di mulut agar tidak terlalu asam. Berkumur bisa menggunakan obat kumur atau air biasa. Bagi Anda yang terbiasa berkumur dengan obat kumur, ada baiknya membaca petunjuk terlebih dahulu sebelum melakukannya agar tidak salah. Selain itu, jangan menelan air biasa yang digunakan untuk berkumur.

(dno)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini