nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Sadis Banget! Dilarang Kenakan Celana Jeans, Keluarga Ini Rela Bunuh Ayahnya Sendiri

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Sabtu 30 Juni 2018 17:35 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 06 30 196 1916101 sadis-banget-dilarang-kenakan-celana-jeans-keluarga-ini-rela-bunuh-ayahnya-sendiri-tpqIYHWAHc.jpg Celana Jeans (Foto: Oddity Central)

GAYA berpakaian merupakan salah satu hal penting dalam kehidupan masa kini. Banyak masyarakat mengikuti gaya pakaian kekinian agar tampak gaul dan modis. Namun, apa jadinya jika Anda tidak diijinkan mengenakan pakaian sesuai dengan yang diinginkan?

Seorang wanita di India dan empat orang putrinya mengaku telah menyewa pembunuh bayaran untuk membunuh suami sekaligus ayam mereka. Masalahnya sangat sepele, hal itu dipicu lantaran sang ayah melarang mereka untuk tidak menggunakan celana jeans.

Meharbaan Ali merupakan korban dalam insiden tersebut. Tubuh Ali tampak kaku dan tak bernyawa saat seorang sub-inspektur polisi menemukan jenazahnya pada kanal limbah di kawasan Shahjahanpur, Uttar Pradesh. Lokasi penemuan mayat tersebut hanya berjarak 250 meter dari rumah korban.

Setelah menemukan jasad korban, kepolisian langsung melakukan penyelidikan. Tidak membutuhkan waktu yang lama bagi polisi setempat untuk mengetahui bahwa pembunuh pria tersebut adalah keluarganya sendiri.

Kamera keamanan yang dipasang di area tersebut dan verifikasi menyeluruh dari riwayat panggilan telepon yang dilakukan oleh anggota keluarga telah membantu inspektur untuk memecahkan kasus ini. Setelah mendapatkan cukup bukti, akhirnya istri dan keempat putrinya pun mengaku telah membunuh Ali.

"Sejak mayat Ali ditemukan, kami mencurigai keterlibatan anggota keluarga. Pasalnya mayat itu ditemukan hanya 250 meter dari rumah mereka. Kami mengeluarkan catatan detail panggilan dari semua anggota keluarga dan menemukan bahwa istri Ali, Zahida, secara teratur memanggil nomor.” tutur Daya Chand Sharma, selaku Inspektur di kantor polisi Sadar Bazaar, melansir dari Oddity Central, Sabtu (30/6/2018).

Setelah memeriksa rekaman CCTV dari kamera yang dipasang di daerah sekitar rumah Ali, petugas polisi menetapkan bahwa pria yang dibunuh itu tiba di rumah sekira pukul 10.45 pagi, usai meninggalkan kantor polisi di 10.00. Pembunuh bayaran yang diketahui bernama Tahseen dan Ehsaan terlihat memasuki rumah setelah ali kembali ke kediamanannya.

Pada malam yang sama, kelima anggota keluarganya itu membantu dua pembunuh bayaran mengikat tubuh Ali ke sepeda motor sehingga bisa dibuang di kanal terdekat. Dengan bukti yang jelas tentang keterlibatan mereka, Zahida dan keempat putrinya tidak punya pilihan selain merencanakan pembunuhan.

Zahida dan empat orang putrinya dilaporkan menawarkan Tahseen dan Ehsaan uang sebesar $ 1.450 untuk membunuh Ali. Mereka membayar setengah uang tersebut di muka sementara separuh lainnya dibayarkan setelah tugas selesai. Inspektur Daya Chand Sharma mengatakan kepada wartawan bahwa selama membuat pengakuan, istri dan anak perempuannya mengaku marah dengan perbuatan Ali.

Usut punya usut, Ali telah membatasi mereka untuk mengenakan pakaian yang diinginkan, termasuk mencegah mengenakan celana jeans. Alhasil mereka merencanakan hal ini untuk mendapatkan lebih banyak kebebasan setelah dia meninggal. Sebagai seorang janda, Zahida juga akan menerima setengah gajinya sebagai uang pensiun, serta dana tambahan yang didapatkan dari kepolisian yang biasanya didapatkan setelah mereka meninggal.

Salah satu putri Ali juga berharap bahwa dia akan mengambil alih pekerjaannya di kantor polisi. Zahida Begum, 52, dan putrinya Saba, 26, Zeenat, 22, Iram, 19, dan Alia, 18 telah ditangkap sementara dua pembunuh bayaran sedang dalam pencarian.

(ren)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini