nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Anak Muda Punya Peran Penting dalam Kembangkan Pariwisata Indonesia, Ini Kata Arief Yahya

Dimas Andhika Fikri, Jurnalis · Sabtu 30 Juni 2018 13:10 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 06 30 406 1916025 anak-muda-punya-peran-penting-dalam-kembangkan-pariwisata-indonesia-ini-kata-arief-yahya-14uYWuv0Rh.jpg Traveling (Foto: Gloholiday)

TRAVELING kini bukan lagi sekadar kegiatan untuk melepas rasa penat. Bagi para generasi milenial, kegiatan ini sudah menjadi sebuah kebutuhan utama untuk mendapatkan ide-ide kreatif yang bisa diaplikasikan pada rutinitas sehari-hari.

Buktinya, tren traveling di kalangan milenial selalu meningkat setiap tahunnya, terutama bagi merek ayang berusia 18-35 tahun. Di samping itu, kekayaan alam dan budaya Indonesia merupakan alasan utama terjadinya peningkatan aktivitas wisata di dalam negeri.

Indonesia bahkan menjadi salah satu negara yang terkena fenomena Leisure Economy. Fenomena ini juga diprediksi akan lebih booming di masa depan seiring dengan kemajuan teknologi informasi.

Menanggapi hal tersebut, Menteri Pariwisata Arief Yahya menekankan pentingnya peran anak muda dalam mengembangkan sektor pariwisata. Apalagi saat ini Kementerian Pariwisata (Kemenpar), tengah mengembangkan program strategis pariwisata yang melibatkan anak muda yaitu, destinasi digital dan nomadic tourism.

 

Perlu diketahui, destinasi digital adalah destinasi populer di dunia maya, viral di media sosial, dan hits di Instagram. Destinasi ini menyasar para wisatawan muda yang kerap memburu objek-objek wisata “Instagrammable”.

Sementara nomadic tourism merupakan solusi dalam mengatasi keterbatasan unsur 3 A (atraksi, amenitas, dan aksesibiltias), khususnya untuk sarana amenitas atau akomodasi yang sifatnya dapat berpindah-pindah seperti glamp camp, home pad, dan caravan.

“Berkat antusias generasi milenial yang terus meningkat setiap tahunnya, Kemenpar akan membangun 100 pasar digital di 35 provinsi dan 10 nomadic tourism di destinasi unggulan. Tentunya dibutuhkan partisipasi anak muda untuk menyukseskan kedua program tersebut. Karena saya yakin, generasi muda Indonesia itu memiliki ide-ide kreatif dan semangat yang kuat,” tutur Arief Yahya, dalam acara Talkshow GenPI X We The Youth, di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan.

Lebih lanjut Arief mengatakan, pariwisata merupakan bisnis yang paling menguntungkan, mudah, dan murah. Oleh karena itu, para anak muda harus banyak belajar dan jangan lupa berkontribusi di sektor pariwisata.

Dalam kesempatan yang sama, Erix Soekamti juga menghimbau para generasi muda Indonesia untuk ikut melestarikan sekaliugs mempromosikan potensi wisata Nusantara. Musisi dari band Endang Soekamti itu bahkan sempat menceritakan kisahnya ketika mengeksplorasi sejumlah destinasi wisata di Indonesia.

Pada tahun 2017 lalu, Endang Soekamti melakukan sebuah gebrakan baru di mana mereka memutuskan untuk melakukan rekaman album di Raja Ampat, Papua Barat. Uniknya, proses rekaman dilangsugkan di luar ruangan (outdoor studio).

“Kami bikin outdoor studio di atas kapal phinisi. Selama rekaman, kapal kami berkeliling Raja Ampat hingga Manokwari. Misi pertama tentu untuk berkarya, kedua untuk senang-senang sambil belajar, dan ketiga adalah sharing ilmu. Kami berharap hal ini bisa menginspirasi banyak orang,” papar Erix yang kini tengah mendalami industri kreatif sebagai content creator.

Erix tidak memungkiri bahwa dengan mengeksplorasi destinasi-destinasi wisata Indonesia, secara tidak langsung dapat menumbuhkan rasa cinta kita kepada Tanah Air.

“Ketika Anda sudah menikmati Indonesia, kalian akan sayang, lalu kemudian akan kalian jaga,” tukasnya.

(dno)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini