nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Ketimbang Kartu Kredit Turis Indonesia Pilih Bayar Lewat ATM, Ini Faktanya!

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Senin 02 Juli 2018 15:45 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 07 02 406 1916689 ketimbang-kartu-kredit-turis-indonesia-pilih-bayar-lewat-atm-ini-faktanya-AlGCFAfD9l.jpg Turis Indonesia lebih pilih ATM (Foto:Lifehacker)

SUDAH hal lumrah ketika kita bicara kartu kredit, terlebih di perkotaan yang memudahkan proses dan penggunaan kartu kredit tersebut. Tapi, tahukah Anda bahwa para traveler Indonesia lebih memilih pembayaran melalui ATM transfer dibandingkan kartu kredit sekali pun banyak keuntungan yang diberikan.

Fakta ini mungkin rancu terdengar. Tetapi, menurut Senior Marketing Manager Nusatrip.com Scorpio Arie Wibowo, hal ini terjadi karena karakter masyarakat Indonesia yang lebih mudah melakukan pembayaran secara ATM transfer. Apalagi untuk transaksi tiket.

Ada alasan khusus juga kenapa akhirnya traveler Indonesia ogah melakukan pembayaran akomodasi dengan kartu kredit. Adalah masalah reject yang kadang menghantui mereka para pengguna kartu kredit. "Biasanya ini terjadi pada mereka yang menggunakan kartu kredit dengan limit di atas 15 juta. Tapi, ini analisis kami, bukan alasan pasti masalah," katanya pada Okezone, Senin (2/7/2018).

BACA JUGA:

Catat, 5 Tanda Ini Menunjukkan Gula Darah Anda Tinggi

Bicara mengenai pembayaran lebih didominasi pembelian tiket dibandingkan hotel, Arie menjelaskan bahwa traveler Indonesia ternyata lebih suka menginap di rumah kerabat atau memilih tinggal di rumah di wilayah tersebut. Makanya, pembayaran penginapan tidak telalu banyak terjadi.

Lebih lanjut, selain pembayaran via atm transfer, pembayaran melalui mobile banking pun dinilai Arie cukup tinggi. Terlebih dengan semakin banyaknya masyarakat kita yang menggunakan mobile banking. "Tapi, tetap saja yang dominan itu pembayaran atm transfer," tegasnya.

 

Bahkan, ada fakta yang cukup menarik dari masalah ini. Ya, pembayaran dengan cash pun banyak dilakukan traveler Indonesia. Hal ini terjadi biasanya di masyarakat yang wilayahnya tidak memiliki jumlah atm yang banyak atau mesin atm yang sulit terjangkau. "Mereka memilih melakukan pembayaran perjalanannya di bank langsung. Bahkan, tak sedikit dari mereka yang melakukan pembayaran cash ini dengan nominal yang tinggi," terang Arie.

BACA JUGA:

Viral Wanita Cantik Jadi Sopir Taksi Online, Netizen: Hati-Hati Diperkosa Penumpang

Lalu bagaimana dengan traveler luar negeri?

Arie menjelaskan bahwa mereka biasanya melakukan pembayaran dengan kartu kredit. Sebab, pembayaran dengan sistem itu lebih memudahkan mereka. Tapi, saat di Indonesia, bule biasanya kemudian menggunakan cash. "Hal ini berkaitan dengan tidak berlakunya beberapa kartu kredit asing di Indonesia," katanya.

Kemudian, mengenai cukup tingginya traveler internasional ke Indonesia, menurut Arie, ini berkaitan dengan semakin mudahnya perjalanan direct. Jadi, sangat memungkinkan perjalanan domestik atau dari kota kecil di luar negeri untuk ke Indonesia. "Sekarang ini, perjalanan direct baik dari Indonesia ke luar negeri pun sebaliknya, semakin banyak peminatnya dan tentunya ini menguntungkan. Terlebih bagi mereka yang tidak punya banyak waktu," tambah Arie

(ndr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini