nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kurang Vitamin D Bisa Sebabkan Obesitas

Koran SINDO, Jurnalis · Senin 02 Juli 2018 14:39 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 07 02 481 1916643 kurang-vitamin-d-bisa-sebabkan-obesitas-po2MEk1e3S.jpg Ilustrasi. Foto: Shutterstock

MENURUT penelitian baru, orang yang mempunyai kelebihan lemak di sekitar perut atau bisa disebut obesitas memiliki tingkat vitamin D yang lebih rendah dalam tubuh mereka.

Studi tersebut juga menemukan bahwa lemak hati berlebih juga dikaitkan dengan berkurangnya tingkat kandungan penyerapan sinar matahari pada pria yang kelebihan berat badan, tetapi tidak pada wanita. Namun, tidak jelas apakah kekurangan vitamin D berkontribusi pada penyimpanan lemak di perut atau jika seseorang obesitas dapat mengurangi tingkat vitamin. Penulis utama penelitian dari Universitas VU, Amsterdam, dr Rachida Rafiq, mengatakan, terdapat hubungan kuat antara peningkatan jumlah lemak perut dan kadar vitamin D yang lebih rendah.

Individu dengan lingkar pinggang yang lebih besar memiliki risiko lebih besar mengalami defisiensi serta harus mempertimbangkan dan memeriksa kadar vitamin D. “Karena sifat observasional dari penelitian ini, kami tidak dapat menarik kesimpulan tentang arah atau penyebab hubungan antara tingkat obesitas dan vitamin D. Namun, hubungan yang kuat ini mungkin menunjukkan peran dari vitamin D dalam penyimpanan dan fungsi lemak pada perut. Kami akan menyelidiki lebih jauh peran vitamin D pada obesitas,” ucap dr Rafiq, dilansir laman DailyMail.

Dalam penelitiannya, para peneliti menganalisis lemak tubuh perut secara keseluruhan pada orang berusia 45-65 tahun yang mengambil bagian dalam studi obesitas sebelumnya. Tingkat vitamin D para peserta juga dinilai dan temuan dari studi yang dipresentasikan pada konferensi tahunan European Society of Endocrinology di Barcelona. Sementara itu, penelitian lainnya juga menunjukkan bahwa Vitamin D adalah “solusi murah” untuk obat jantung. Para ilmuwan menemukan perbaikan suplemen yang mengandung sinar matahari dapat mencegah kerusakan pada jantung yang disebabkan diabetes dan tekanan darah tinggi.

Foto: Istimewa

[Baca Juga: Diet Bikin Langsing tapi Berat Badan Tidak Turun? Ini Lho Penyebabnya]

Vitamin D merangsang produksi asam nitrat, yang terlibat dalam mengatur aliran darah dan mencegah pembentukan bekuan darah. Hal tersebut juga mengurangi tekanan internal dalam sistem kardiovaskular yang dapat menghindari insiden yang berhubungan dengan jantung. Penulis penelitian Dr Tadeusz Malinski dari Ohio University, dr Tadeusz Malinski, menuturkan bahwa tidak banyak sistem yang diketahui dapat digunakan untuk memulihkan sel-sel kardiovaskular yang sudah rusak dan vitamin D dapat melakukannya.

“Ini adalah solusi yang sangat murah untuk memperbaiki sistem kardiovaskular, sumber alami utama vitamin D adalah sinar matahari, ” beber dr Malinski.

[Baca Juga: Kopi Brokoli, Cara Praktis Turunkan Berat Badan]

(abp)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini