nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Ini Akibatnya Jika Kelebihan Dosis Vitamin C di Dalam Tubuh

Wikanto Arungbudoyo, Jurnalis · Senin 02 Juli 2018 17:45 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 07 02 481 1916728 ini-akibatnya-jika-kelebihan-dosis-vitamin-c-di-dalam-tubuh-FQ7Tsfafsj.jpg Ilustrasi Vitamin C (Foto: Wellbeingsecrets)

VITAMIN C sudah terlanjur dianggap sebagai kandungan nutrisi terbaik yang dapat mengatasi berbagai penyakit. Mulai dari mencegah kanker hingga penyakit jantung, vitamin yang jamak ditemukan dalam buah jeruk ini punya segudang manfaat yang bisa membuat Anda tercengang.

Akan tetapi, bukan berarti Anda lantas kalap dalam mengonsumsi makanan yang mengandung vitamin C hingga mengalami hipervitaminosis atau kelebihan satu dosis vitamin tertentu. Berikut sejumlah bahaya yang mengintai jika Anda kelebihan dosis vitamin C, melansir dari Boldsky, Senin (2/7/2018).

Masalah Gastronomi

Terlalu banyak dosis vitamin C dapat menyebabkan kram di perut, mual, dan diare. Kondisi ini akan terjadi ketika vitamin tidak diserap dengan baik oleh sistem gastrointestinal. Masalah ini biasanya terjadi ketika Anda mengonsumsi suplemen dalam jumlah banyak hingga overdosis.

 Baca juga: Waduh! Pangeran Harry Tolak Gandeng Tangan Meghan Markle, Ada Apa Ya?

Batu ginjal

Senyawa yang disebut oksalat diproduksi ketika vitamin C sudah berhasil dicerna. Oksalat ini diekskresikan dalam urin. Namun, oksalat dalam jumlah tinggi dapat bergabung dengan kalsium dalam aliran darah yang menyebabkan batu ginjal.

Orang-orang yang memiliki riwayat masalah ginjal harus menghindari suplemen vitamin C dalam dosis tinggi. Penelitian telah menunjukkan bahwa orang yang mengonsumsi lebih dari 1000 mg vitamin C setiap hari memiliki risiko lebih tinggi terhadap batu ginjal daripada mereka yang hanya mengonsumsi 90 mg per hari.

 

Kelebihan zat besi

Penyerapan zat besi difasilitasi oleh vitamin C. Hal tersebut mencegah terjadinya anemia yang menyebabkan penurunan zat besi dalam darah. Orang-orang yang memiliki zat besi tinggi dalam tubuhnya justru bisa keracunan karena asupan tinggi vitamin C meningkatkan penyerapan zat besi.

Penyakit kardiovaskular

Konsumsi vitamin C memang baik untuk mencegah penyakit kardiovaskular. Namun, apabila konsumsinya terlalu banyak, justru hasilnya malah akan menjadi bumerang, yakni penyakit kardiovaskular itu sendiri. Peluang bagi pengonsumsi vitamin C dalam dosis yang terlalu tinggi untuk terkena penyakit lebih besar daripada mereka yang kondisi kesehatannya buruk.

 Baca juga: Ingat Ya Moms, Hindari Menyimpan 5 Buah-Buahan Ini di dalam Kulkas

Peluang kerusakan genetik.

Beberapa penelitian telah menunjukkan kecenderungan pro-oksidan vitamin C, terutama ketika dosisnya tinggi. Hal itu dibuktikan dalam penelitian yang dilakukan kepada seorang yang sehat yang diberikan dosis vitamin C setiap hari selama 6 pekan. Pada dosis 500 mg per hari, kerusakan oksidatif telah teridentifikasi.

Berdasarkan hal ini, para peneliti telah menyimpulkan bahwa vitamin C dapat merusak dan mengubah DNA yang akhirnya dapat menyebabkan penyakit yang mengancam jiwa seperti kanker. Namun, efek ini tidak diamati ketika subjek diberi dosis di bawah 500 mg. Juga, efek ini bisa jadi ketika vitamin C diambil melalui suplemen dan tidak melalui makanan alami.

(dno)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini