nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Waspadai Demam pada Ibu Hamil, Bisa Sebabkan Bayi Alami Kerusakan Jantung

Tiara Putri, Jurnalis · Rabu 04 Juli 2018 10:14 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 07 04 481 1917624 waspadai-demam-pada-ibu-hamil-bisa-sebabkan-bayi-alami-kerusakan-jantung-0fS7uiexGw.jpg Waspadai demam pada ibu hamil (Foto:Ist)

SELAMA masa kehamilan, seorang ibu tidak hanya memerhatikan perkembangan dan pertumbuhan janin yang dikandungnya. Ibu hamil juga harus fokus terhadap kesehatannya. Sebab bila dirinya sakit, itu bisa berpengaruh terhadap janin.

Salah satu kondisi yang harus diwaspadai adalah terjadinya demam di masa kehamilan. Ibu hamil tidak disarankan untuk mengonsumsi sembarang obat untuk menurunkan suhu tubuhnya. Selain itu, walaupun suhu tubuh kembali normal dengan sendirinya, ibu hamil tetap harus berkonsultasi dengan dokter kandungan.

BACA JUGA:

Ingin Mengurangi Depresi? Tidur Telanjang Bisa Jadi Pilihan

Demam selama masa kehamilan bukanlah hal yang normal. Konsultasi ke dokter diperlukan untuk menentukan penyebab terjadinya demam. Biasanya demam pada ibu hamil terjadi karena terserang virus, bakteri, atau keracunan makanan. Demam bisa juga menjadi pertanda ibu hamil mengalami influensa, pneumonia, radang amandel, viral gastroenteritis (virus perut), dan pielonefritis (infeksi ginjal).

Melansir Healthline, Rabu (4/7/2018), demam selama kehamilan sering merupakan gejala yang berpotensi membahayakan bayi yang sedang tumbuh. Sebuah penelitian terbaru menunjukkan adanya hubungan antara demam di awal kehamilan dengan peningkatan risiko kerusakan jantung dan rahang saat bayi lahir. Maka dari itu, ibu hamil yang suhu tubuhnya di atas 38°C saat trimester pertama harus segera mencari perawatan karena artinya tubuh sedang melawan infeksi.

Perawatan dapat membantu mencegah komplikasi jangka pendek dan jangka panjang pada bayi yang sedang berkembang. Selain itu, ibu hamil juga harus memerhatikan gejala-gejala yang muncul bersamaan dengan demam. Gejala itu meliputi sesak napas, sakit punggung, panas dingin, sakit perut, leher kaku, mual, dan muntah.

BACA JUGA:

Pose Migrain Viral, Emak-Emak Ini Protes Keras dengan Share Foto Kondisi Migrain yang Sesungguhnya!

Bila ibu hamil terserang demam karena keracunan makanan, maka dirinya bisa mengalami diare dan muntah. Kondisi ini bisa sangat bermasalah selama kehamilan karena dapat menyebabkan dehidrasi, kontraksi, dan persalinan prematur. Dalam beberapa kasus, dehidrasi bisa begitu parah sehingga tekanan darah menjadi tidak stabil dan rawat inap diperlukan.

Pada intinya, ketika seorang ibu hamil merasa suhu tubuhnya tidak normal karena meningkat, ia harus segera menemui dokter. Selanjutnya dokter yang akan menentukan perawatan yang sebaiknya dilakukan untuk menghindari masalah kehamilan yang berpengaruh terhadap pertumbuhan dan perkembangan janin.

(ndr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini