nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Terapi Pijat Bisa Usir Nyeri Otot, Mitos atau Fakta?

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Rabu 04 Juli 2018 15:00 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 07 04 481 1917711 terapi-pijat-bisa-usir-nyeri-otot-mitos-atau-fakta-zD9goaMKTN.jpg Ilustrasi (Foto: Sabinesnewhouse)

TERAPI pijat telah lama digunakan sebagai cara ampuh untuk mengobati otot yang cedera. Dari atlet amatir hingga profesional sering menggunakan terapi pijat untuk membantu pemulihan otot setelah mengikuti kompetisi.

Pijat juga merupakan bentuk relaksasi dari individu yang ingin mencairkan stres dari bantuan seorang pemijat. Alhasil banyak alasan yang melatarbelakangi mengapa seseorang menggunakan jasa seorang tukang pijat.

Salah satu yang paling populer adalah relaksasi fisik dan mental yang dapat diberikan dengan melakukan pijat. Memiliki tukang pijat ahli untuk merefleksikan tubuh Anda benar-benar dapat mengubah hidup secara drastis hanya dalam hitungan beberapa menit.

Meski demikian masih ada pro kontra mengenai dampak utama yang dihasilkan dengan melakukan terapi pijat. Ada yang setuju dengan pendapat tersebut, namun ada pula orang yang keberatan.

Menyadur dari Medical Herald, Rabu (4/7/2018), Okezone akan membahas mengenai kelebihan dan kekurangan melakukan terapi pijat terhadap tubuhnya.

Kelebihannya

Pijat diyakini dapat meningkatkan aliran dan sirkulasi darah dalam tubuh. Sirkulasi yang lancar membantu tubuh menyehatkan sel-sel darah dan kulit. Di bawah kulit, pijatan mampu mengurangi nyeri otot. Otot bisa menjadi tegang dari stres, pekerjaan atau pelatihan olahraga.

Terapi pijat dapat membantu menghilangkan nyeri yang terbentuk di otot. Bersama dengan rasa sakit dan ketegangan otot yang mereda, pijatan melepaskan kompresi saraf di dalam tubuh. Anda mungkin bisa memiliki perasaan penuh atau gerakan di bagian tubuh setelah saraf yang dipadatkan telah dipijat keluar.

Terapi pijat

Sirkulasi dan aliran darah tubuh yang meningkat memungkinkan Anda memiliki lebih banyak energi. Darah memompa dan tubuh Anda bisa merasa lebih nyaman setelah kunjungan ke tukang pijat.

Penelitian yang dilakukan telah menunjukkan bahwa pijat dapat meningkatkan robekan otot dan jaringan parut. Sementara aliran darah yang meningkat memungkinkan sel untuk memperbaiki diri.

Kekurangannya

Pijat memang memiliki skeptis yang membuat manusia percaya bahwa terapi terasa menyenangkan tetapi tidak mampu memperbaiki nyeri leher. Penentang terapi pijat ini mengklaim bahwa sertifikasi tidak terstandardisasi dan banyak teori praktisi tidak didasarkan pada fakta ilmiah.

Terapi ini mungkin dikritik oleh para dokter dan ilmuwan, tetapi banyak penderita rasa sakit tetap menggunakan pijatan sebagai cara untuk meningkatkan kesehatan.

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini