nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Menteri Yohana Khawatir Anak Jadi Egois karena Teknologi

ant, Jurnalis · Kamis 05 Juli 2018 12:13 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 07 05 196 1918208 menteri-yohana-khawatir-anak-jadi-egois-karena-teknologi-PjcyRMikno.jpg Foto: Okezone

MENTERI Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Yohana Susana Yembise mengatakan anak-anak Indonesia harus diberi kesempatan dan ruang seluas-luasnya untuk berpartisipasi dalam upaya pengembangan diri dan menggali potensi yang ada pada dirinya.

"Menjadi tanggung jawab pemerintah, lembaga dan masyarakat untuk memfasilitasi itu," kata Yohana melalui siaran pers dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak yang diterima di Jakarta, Kamis.

Menurut Yohana, waktu efektif anak untuk belajar, bermain dan bergaul banyak teralihkan oleh perkembangan teknologi yang dikhawatirkan memicu anak menjadi egois, tidak peka terhadap lingkungan dan terpapar informasi yang tidak layak.

Untuk mencegah anak terlalu berkutat pada perkembangan teknologi, Yohana mengajak anak-anak mengembangkan aktivitas lain yang dapat memacu kreativitas.

Ilustrasi. Foto: Shutterstock

[Baca Juga: Studi Ungkap Anak Sulung Lebih Pintar daripada Adik-adiknya]

Karena itu, Yohana memuji peserta dan pengurus Pelayanan Anak Remaja (PAR) Sinode Gereja Masehi Injili di Timor (GMIT) yang menyelenggarakan Jambore V PAR GMIT 2018 di Jemaat Alfa Omega Labat, Klasis Kota Kupang.

Yohana mengatakan kegiatan tersebut merupakan pelaksanaan dari upaya memenuhi hak anak atas pemanfaatan waktu luang, kreatifitas dan budaya.

"Kegiatan ini sekaligus menunjukkan komitmen kuat Kota Kupang untuk menjadi Kota Layak Anak," tuturnya.

Yohana mendorong lembaga keagamaan berperan mengusung kegiatan yang dapat membantu anak mengembangkan potensi, berorganisasi dan berperilaku positif.

Foto: Okezone

"Dukung anak untuk berkompetisi secara jujur dan sehat. Semoga dengan adanya pelaksanaan kegiatan Jambore V PAR GMIT Tahun 2018 ini yang secara reguler dilakukan, menjadi peneguhan kembali komitmen bagi peningkatan pemenuhan hak dan perlindungan anak Indonesia demi kepentingan terbaik anak," katanya.

(abp)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini