nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

BPOM Sebut Susu Kental Manis Hanya Gula, Ini 6 Bahaya Terlalu Banyak Konsumsi Gula pada Anak

Tiara Putri, Jurnalis · Kamis 05 Juli 2018 13:30 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 07 05 481 1918258 bpom-sebut-susu-kental-manis-hanya-gula-ini-6-bahaya-terlalu-banyak-konsumsi-gula-pada-anak-i7mzMBnEwm.jpg Ilustrasi (Foto: Stayhomemum)

AKHIR-akhir ini perbincangan seputar susu kental manis tengah menjadi topik hangat. Alasannya karena Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) telah mengeluarkan pernyataan bila susu jenis tersebut sama sekali tidak mengandung susu melainkan hanya gula. Bahkan Kementerian Kesehatan meminta BPOM mencabut izin edar susu tersebut.

Selama ini tak sedikit orangtua yang memberikan susu kental manis kepada anak-anaknya. Bila hal ini terus dilanjutkan, bukan tidak mungkin anak terkena dampak negatif. Sebab kandungan gula di susu kental manis menambah jumlah asupan gula harian anak. Akibatnya anak mengonsumsi gula berlebih.

Merangkum berbagai sumber, Kamis (5/7/2018), inilah masalah kesehatan bila seorang anak mengonsumsi gula berlebih:

Ketergantungan gula

Terlalu banyak konsumsi gula akan berkembang menjadi kecanduan gula. Ada beberapa potensi bahaya fisik dan psikologis pada anak-anak seperti perubahan suasana hati, tremor, dan perubahan tingkat aktivitas yang membuat anak menjadi lebih aktif atau lesu dari biasanya. Ketergantungan ini juga bisa menyebabkan anak mengalami kelemahan fisik karena obesitas.

Malnutrisi

Kelebihan berat badan karena gula dapat membuat anak mengalami kekurangan gizi karena makanan yang dikonsumsinya tidak mengandung nutrisi yang seimbang. Anak hanya kelebihan nutrisi pada karbohidrat sedangkan nutrisi lain seperti protein, lemak, vitamin, dan mineral tidak terpenuhi.

Susu kental manis

Kerusakan gigi

Konsumsi gula berlebih dapat merusak gigi seperti radang gusi, gigi bolong, dan tanggal. Selain itu, pada anak yang sebelumnya sudah mengalami masalah gigi, gula dapat membuat kondisinya bertambah parah. Jika kerusakan gigi tidak ditangani, dapat menyebabkan penyakit parah. Malah dalam tingkat yang lebih ekstrim bisa berujung pada kematian.

Demam, batuk, dan alergi

Gula ternyata dapat menyebabkan demam yang membuat hidung meler kronis, jumlah lendir berlebih, batuk, dan gejala infeksi sinus. Bahkan sampai ada yang mengalami alergi karena terlalu banyak konsumsi gula.

Masalah pencernaan

Anak yang mengonsumsi banyak gula mungkin terlihat sehat. Tapi di malam hari, mereka bisa tiba-tiba terserang penyakit yang diawali dengan batuk dan kesulitan bernapas. Selain itu, asam lambung anak juga bisa naik dan mengganggu sistem pencernaan. Anak juga bisa mengalami sakit perut dan kehilangan selera makan.

Sistem kekebalan yang melemah

Ketika anak-anak mengonsumsi terlalu banyak gula, keseimbangan antara bakteri baik dan buruk di dalam tubuh dapat berubah. Dampaknya adalah dan melemahkan sistem kekebalan sehingga membuat anak mudah terserang penyakit.

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini