nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

4 Fakta Tentang Tenggelam yang Harus Diketahui

Tiara Putri, Jurnalis · Kamis 05 Juli 2018 15:16 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 07 05 481 1918331 4-fakta-tentang-tenggelam-yang-harus-diketahui-kspfUzvT7Y.jpg Fakta tenggelam harus diketahui (Foto:Phoenix)

BERENANG merupakan aktivitas yang banyak disenangi oleh anak kecil. Maka tak heran bila banyak orangtua yang senang membawa anaknya ke kolam renang untuk mengisi waktu luang. Sebab tak hanya sekadar bermain air, anak bisa sekalian berolahraga saat berenang. Akan tetapi, orangtua harus meningkatkan kewaspadaannya saat mengajak anak mereka berenang.

Salah satu risiko yang bisa terjadi ketika berenang adalah tenggelam, bahkan pada anak yang pandai berenang sekali pun. Tenggelam terjadi dengan cepat dan penyebabnya sulit dijelaskan. Saat seseorang tenggelam, dirinya akan terbenam ke dalam air sambil tangannya menggapai-gapai dan kakinya bergerak seperti menaiki tangga. Terkadang tenggelam membuat seseorang sulit untuk berteriak atau mengeluarkan suara sama sekali sehingga menyulitkannya meminta bantuan.

BACA JUGA:

BPOM Sebut Susu Kental Manis Hanya Gula, Ini 6 Bahaya Terlalu Banyak Konsumsi Gula pada Anak

Tak sedikit kasus tenggelam yang berujung fatal seperti kematian. Hal ini terjadi lantaran saat tenggelam seseorang bisa kehabisan napas. Melansir BuzzFeed, Kamis (5/7/2018), inilah fakta tenggelam yang mesti diketahui:

 

Risiko tenggelam lebih besar pada anak kecil

Anak-anak terutama di bawah usia 4 tahun memiliki risiko yang lebih besar untuk tenggelam karena belum mahir berenang. Maka tak salah bila tenggelam merupakan salah satu penyebab kematian pada anak-anak. Tak hanya di kolam renang, bayi dan balita dapat tenggelam di bak mandi, ember air, atau wadah air lainnya. Risiko tertinggi untuk tenggelam ada pada anak-anak dengan rentang usia 5-18 tahun. Kemungkinan mereka tenggelam di kolam renang mencapai 5,5 kali lipat.

 

 

Jago berenang bukan berarti terhindar dari risiko tenggelam

Seseorang yang mahir berenang mungkin dapat menurunkan risiko tenggelam. Sekarang ini, banyak anak-anak yang sudah belajar berenang sejak bayi. Namun bukan berarti mereka aman dari tenggelam karena anak-anak dapat dengan mudah mendapat masalah ketika jatuh ke air dan proses terjadinya sangat cepat. Anak kecil bisa sangat penasaran dan lebih gesit saat melihat kolam air.

BACA JUGA:

5 Idola Tik Tok Cantik Ini Tidak Kalah Tenar dari Bowo Alpenliebe

Jangan bergantung pada mainan yang mengapung

Saat berenang, terkadang anak ada yang membawa bola atau mainan lain yang bisa mengapung. Beberapa orangtua mungkin menganggap mainan tersebut dapat membantu anak mereka agar tidak tenggelam. Tapi mainan itu tidak lebih aman bila dibandingkan dengan jaket pelampung atau pelampung biasa.

Waspadai bahaya tenggelam sekunder

Saat tenggelam, seseorang bisa saja mendapatkan bantuan sehingga nyawanya tertolong. Tapi masalahnya tidak berhenti sampai situ saja. Masih ada yang namanya tenggelam sekunder yaitu kondisi saat air terlanjur masuk ke paru-paru dan dapat menyebabkan masalah hingga 48 jam setelah tenggelam. Tenggelam sekunder dapat menyebabkan peradangan dan masalah seperti kesulitan bernapas, batuk, serta infeksi karena bakteri.

(ndr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini