Jamaah Haji Tahun 2018 Dapat Alat Pelindung Diri Gratis, Manfaatnya untuk Jaga Kesehatan di Arab Saudi

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Jum'at 06 Juli 2018 16:20 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 07 06 196 1918856 jamaah-haji-tahun-2018-dapat-alat-pelindung-diri-gratis-manfaatnya-untuk-jaga-kesehatan-di-arab-saudi-EvtwdzWOB1.jpg Jamaah Haji (Foto: Dok.Okezone)

MENJADI tanggung jawab pemerintah untuk menjamin kesehatan jemaah haji yang berangkat ke tanah suci. Meski begitu, dukungan para jemaah dalam menjaga kondisi tubuhnya sendiri juga penting dilakukan.

Upaya pencegahan dan pengobatan pun dilakukan tim medis yang dikirim langsung ke tanah suci. Mereka terdiri dari beberapa dokter umum, dokter bedah, dokter anastesi, dokter jiwa, pun perawat yang nantinya bakal mengawal kesehatan sekitar 221 ribu jemaah haji tahun 2018.

Selain menyediakan klinik kesehatan haji indonesia, Kementerian Kesehatan juga bakal menerbangkan 7 ton obat-obatan untuk menjamin ketersediaan obat bagi jemaah haji. Ya, intinya, kesehatan jemaah di Arab Saudi diharapkan bisa terjaga dan jika memang terdapat jemaah yang harus mendapat pertolongan, layanan kesehatan tersedia dengan baik.

 Baca juga: 5 Destinasi Terindah di Dunia yang Wajib Kamu Kunjungi di Saat Hidup!

Selain hal tersebut, Kemenkes juga akhirnya mengeluarkan kebijakan baru. Adalah penyediaan alat pelindung diri yang disediakan secara cuma-cuma. Seperti yang dijelaskan Kepala Pusat Kesehatan Haji Kementerian Kesehatan RI Dr. dr. Eka Jusup Singka, MSc, pihaknya bakal memberikan beberapa alat pelindung diri yang akan membantu jemaah terhindar dari masalah kesehatan.

 

"Upaya ini kami lakukan pertama kali di tahun ini. APD yang bakal diberikan ke jemaah di Arab Saudi itu kami berikan gratis dan diharapkan bisa bermanfaat untuk menjaga kondisi kesehatan mereka selama ibadah haji," papar Eka saat ditemui di Kantor Kemenkes Jakarta, Jumat (6/7/2018).

APD apa saja yang diberikan?

Berdasar penjelasan Eka, alat pelindung diri yang diberikan antara lain

Kacamata panas

Kacamata yang bakal diberikan Kemenkes adalah kacamata yang dilengkapi dengan ultraviolet. Jadi, meski pun kacanya bening, tapi ketika sudah terpapar sinar matahari, warnanya akan menjadi hitam dan tentunya ini melindungi mata jemaah dari risiko katarak dan masalah mata lainnya. Jumlah kacamata yang disediakan sebanyak 204.000 item.

Masker

Kita tahu bersama bahwa Arab Saudi merupakan dataran yang panas dan tandus. Dengan mengenakan masker, ini menjadi upaya pencegahan paparan debu atau kuman, serta bakteri yang bisa saja menjadi pemicu masalah. Kemenkes menyediakan 66.300 boks masker.

Payung

 

Alat ini diberikan dengan harapan dapat meminimalisir terjadinya heatstroke yang terjadi karena cuaca di Arab Saudi yang sangat panas. Jumlahnya sendiri Kemenkes menyediakan sekitar 204.000 item yang bakal diberikan kepada jemaah haji reguler 2018.

Sandal

Masalah yang kerap terjadi pada jemaah Indonesia adalah lupa menaruh sendal di mana saat ibadah haji. Nah, masalah ini biasanya menimbulkan efek domino di mana jika sendal hilang, jemaah akan jalan tanpa alas kaki dan tentunya ini sangat berbahaya. Makanya, menurut Eka, pihaknya nanti akan menyediakan petugas yang berjaga di area ibadah untuk memberikan sendal. Pihak Kemenkes menyediakan 66.300 pasang sendal bagi jemaah yang membutuhkan alas kaki.

Tas pengimpan APD

Untuk memudahkan penyimpanan, jemaah juga diberikan kantong penyimpanan APD mereka. Ini juga bermanfaat untuk meringkas tempat dan tentunya meminimalisir waktu pencarian barang yang mungkin tercecer di banyak tempat. Kemenkes menyediakan kantong penyimpanan ini sebanyak 204.000 item.

 Baca juga: Hindari Penggunaan Sabun Batang Bersama, Ini Bahayanya

Botol spray

Nah, alat ini juga tidak kalah penting. Sebab, ketika cuaca di Arab Saudi sangat panas, tentunya wajah jemaah perlu penyegaran. Tapi, masalah lain muncul ketika sumber air sulit ditemukan. Makanya, botol spray seperti ini penting dimiliki. Kemenkes menyediakan 66.300 item untuk jemaah haji supaya mereka tetap terhidrasi. Bahkan, botol spray ini dapat dimanfaatkan untuk wudhu jika antrean terlampau sangat panjang.

(dno)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini