Hindari Penggunaan Sabun Batang Bersama, Ini Bahayanya

Wikanto Arungbudoyo, Jurnalis · Jum'at 06 Juli 2018 10:22 WIB
https: img.okezone.com content 2018 07 06 481 1918719 hindari-penggunaan-sabun-batang-bersama-ini-bahayanya-PYQiTGtv3W.jpg Sabun batangan berbahaya jika digunakan bersama (Foto:Ist)

MANDI memang baik untuk kesehatan. Selain bisa menyingkirkan kuman serta bakteri yang menempel pada tubuh, mandi juga bisa membuat pikiran serta badan kembali segar. Tidak heran banyak orang yang senang berlama-lama mandi di bawah pancuran atau sambil berendam.

Ketika mandi, sudah pasti kita menggunakan sabun. Ada dua jenis sabun yang umum digunakan orang, yakni sabun batang dan cair. Masing-masing punya kelebihan dan kekurangan serta manfaat sendiri bagi kesehatan kulit selain membersihkan tubuh.

Untuk sabun batang, salah satu kekurangannya adalah tidak boleh dipakai secara bersama-sama. Sebab, pemakaian sabun batang secara bersama-sama dapat menyebabkan penyebaran kuman dan bakteri, bertentangan dengan fungsinya.

BACA JUGA:

5 Jenis Fobia yang Tak Lazim, Salah Satunya Takut Jauh dari Handphone

Melansir dari Medical Daily, Jumat (6/7/2018), sabun batang nyatanya masih bisa mengandung bakteri walau diklaim bersih. Centers for Disease Control and Prevention Amerika Serikat (AS) menyarankan Anda untuk lebih memilih sabun cair daripada batang. Apabila memang lebih suka dengan sabun batang, ada baiknya untuk tidak berbagi pemakaian.

Sebuah studi yang dilakukan pada 2006 mengungkap bahwa sabun adalah sumber utama dari infeksi berkelanjutan di klinik-klinik dokter gigi. Dalam penelitian tersebut terungkap bahwa bagian bawah dari sabun batang adalah sarang bakteri.

“Sabun batang biasanya belum cukup kering di antara penggunaan, terutama bagian bawah, sehingga menjadi tempat berkumpulnya bakteri, jamur, dan buih yang bisa menular dari satu orang ke orang lainnya,” ujar ahli dermatologi kosmetik, Neal Schultz, kepada Huffington Post.

BACA JUGA:

Pro dan Kontra Susu Kental Manis, Ini Kata Pakar Kuliner Sisca Soewitomo

Dilansir dari Dokter Sehat, sabun batangan ternyata bisa terinfeksi bakteri metichillin-resistant staphylococcus aureus atau yang biasa disebut MRSA. Masalahnya, bakteri MRSA ini ternyata tidak mempan untuk diatasi dengan antibiotik biasa.

Melansir dari The Health Site, sabun batang juga bisa dipenuhi organisme dari kulit setelah digunakan untuk mandi. Jika Anda memiliki riwayat kekebalan tubuh yang buruk, sebaiknya hindari pemakaian sabun batang bersama-sama dan mulai beralih kepada sabun cair. Meski diklaim antibakteri, sabun batang bukan pembunuh kuman yang efektif layaknya alkohol.

(ndr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini