Ini 6 Tips Berhubungan Seks untuk Orang yang Punya Diabetes

Agregasi Hellosehat.com, Jurnalis · Minggu 08 Juli 2018 23:08 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 07 08 481 1919564 ini-6-tips-berhubungan-seks-untuk-orang-yang-punya-diabetes-RI2d0VmYtO.jpg Ilustrasi (Foto: Shutterstock)

PENYAKIT diabetes disebut dapat menyebabkan kerusakan sistem saraf yang dapat memengaruhi performa seksual. Hampir 1 dari 3 pria yang terkena diabetes mengalami disfungsi ereksi, sementara wanita diabetesi rentan mengalami vagina kering serta infeksi vagina yang membuat seks terasa sakit.

Tidak hanya itu, kerusakan saraf yang diakibatkan oleh diabetes juga bisa membuat Anda sulit terangsang, bahkan hingga susah orgasme. Padahal, berhubungan seks tetap memiliki banyak manfaat yang baik untuk kesehatan meskipun Anda punya diabetes.

Lalu apa solusinya? Simak penjelasannya seperti dikutip dari Hellosehat, Minggu (8/7/2018):

1. Jangan minum alkohol sebelum berhubungan intim

Banyak orang percaya bahwa efek teler saat mabuk miras dapat meningkatkan gairah seks. Nyatanya, konsumsi alkohol berlebih adalah penyebab umum dari disfungsi ereksi. Alkohol menurunkan kadar testosteron yang dapat membuat hasrat seks menurun drastis karena otak kesulitan merespon rangsangan seksual sehingga penis jadi sulit ereksi.

Pada wanita diabetes, minum alkohol sebelum seks bisa membuat klitoris Anda mati rasa terhadap rangsangan seksual. Alkohol juga mengeringkan vagina sehingga menyebabkan seks terasa sakit. Minum alkohol sebelum berhubungan seks juga mengakibatkan kadar gula darah turun drastis alias hipoglikemia. Hipoglikemia tidak hanya membuat Anda lemas dan loyo ketika di atas ranjang, tapi juga merupakan komplikasi diabetes yang berbahaya.

 (Baca Juga:5 Idola Tik Tok Cantik Ini Tidak Kalah Tenar dari Bowo Alpenliebe)

2. Jangan malu gunakan pelumas dan kondom

Kerusakan saraf yang diakibatkan oleh diabetes dapat mengurangi kepekaan tubuh terhadap rangsangan seks alias jadi sulit terangsang atau orgasme. Tak perlu malu jika ini yang Anda alami. Anda bisa membangun gairah secara perlahan dengan memperlama babak foreplay dengan bermesraan bersama pasangan atau dengan bantuan mainan seks.

Anda juga bisa menggunakan kondom dan pelumas seks yang bertujuan untuk membuat Anda lebih tahan lama di atas ranjang. Misalnya kondom jenis ultra-thin, climax control, textured, hingga yang added sensation - dingin, panas, menggelitik — guna menambah sensasi dan gairah selama seks. Ingat untuk menghindari pelumas berbahan dasar minyak yang bisa merusak kondom.

3. Jangan lupa cek kadar gula darah

Gula darah rentan turun drastis di malam hari karena tubuh tidak mendapatkan asupan makan yang cukup. Hipoglikema juga dapat terjadi saat Anda sedang berhubungan seks di malam hari, karena terkadang aktivitas seks bisa dianggap sebagai olahraga.

Maka, penting untuk mengukur gula darah sebelum Anda berhubungan seks dan siapkan berbagai makanan yang bisa jadi penyelamat saat gula darah rendah di malam hari.

 (Baca Juga:Pesona 6 Pesepakbola Wanita yang Mampu Membuat Kaum Adam Klepek-Klepek)


4. Rutin jaga kebersihan area intim

Wanita yang memiliki diabetes rentan untuk terkena infeksi jamur vagina karena kadar glukosa berlebih pada lapisan dinding vagina. Ditambah dengan kondisi area intim yang lembap, risiko ini bisa meningkat. Pria diabetesi juga rentan terkena infeksi saluran kemih.

Selain dengan menjaga kadar gula darah tetap sehat, Anda juga perlu menjaga kebersihan area intim ntuk menghindari berbagai risiko ini. Bersihkan vagina dan penis secara teratur dan jaga agar tetap kering, serta hidari memakai pakaian yang terlalu ketat atau berbahan gerah yang bisa membuat selangkangan terasa lembap.

5. Jangan malu konsultasi ke dokter

Memiliki kadar glukosa dalam darah yang tinggi atau rendah mungkin dapat menyebabkan Anda merasa lebih lelah atau lesu, dan Anda menjadi lebih tidak bergairah untuk berhubungan seksual.

Pada pria, tinggi atau rendahnya gula darah dapat mempengaruhi kemampuan untuk mempertahankan ereksi dan berejakulasi. Pada wanita, masalah gula darah yang tidak stabil bisa meningkatkan risiko infeksi vagina dan masalah seksual lainnya.

Hal pertama yang harus dilakukan adalah menghubungi dokter Anda dan mendiskusikan masalah ini dengannya. Tidak usah malu-malu karena dokter sudah terbiasa mendiskusikan dan menangani masalah tersebut. Dokter juga dapat menentukan apakah masalah seks Anda berakar dari masalah fisik atau masalah psikologis, karena ternyata banyak kasus gangguan seks dapat ditangani dengan metode psikologi.

6. Rutin olahraga untuk meningkatkan gairah seks

Olahraga bisa meningkatkan gairah seks untuk orang diabetes. Setiap aktivitas fisik yang Anda lakukan akan memompa jantung mengalirkan darah dengan lebih stabil. Aliran darah yang baik dapat meningkatkan fungsi organ seks, juga sensitivitas tubuh terhadap rangsangan seks. Membakar 200 kalori setiap hari dapat menjauhkan Anda dari risiko disfungsi seksual.

Umumnya, Anda bisa melakukan olahraga setidaknya selama 30 menit setiap hari. Jangan lupa juga untuk memantau kadar gula darah setiap dan sesudah Anda melakukan aktivitas fisik.

(tam)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini