nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Sisi Humanis Celine Dion

Koran SINDO, Jurnalis · Senin 09 Juli 2018 15:48 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 07 09 196 1919924 sisi-humanis-celine-dion-QJgsoFUcoi.jpg Foto: Celinedion.com

LEWAT gelaran Celine Dion Live 2018 Tour di Sentul International Convention Center (SICC) pada Sabtu (7/7) malam, diva musik pop ini menampilkan sisi humanisnya sebagai seorang wanita biasa.

Celine yang telah menerima 5 piala Grammy Awards, peraih 144 Platinum, 4 Gold, serta rekor total penjualan album 250 juta keping ini membuka konser sekitar pukul 20.30 WIB. Dia tampil mengenakan setelan blazer emas dengan kemeja putih. Tanpa banyak basa basi, penyanyi Kanada itu membawakan lagu The Power of Love (1993) dan That’s The Way It Is (1999), sebuah pilihan lagu pembuka yang membawa nostalgia.

“Indonesia, apa kabar? Jangan tanyakan mengapa begitu lama saya baru tampil malam ini di depan kalian. Sebab, rumah saya jauh dari sini dan saya rasa kalian sudah mendukung saya bermusik tiga dekade lalu. Tapi, malam ini menjadi musik kalian, konser kalian, dan semua tentang kalian. Saya ingin membuat malam ini menjadi yang terbaik bagi kalian,” kata Dion, yang menyapa penonton seraya mengatakan tepat tinggalnya berjarak 13.731 kilometer dari Sentul yang sontak disambut tawa penonton. Penyanyi pemilik nama lengkap Celine Marie Claudette Dion ini begitu membuktikan kualitasnya sebagai seorang diva, meski usianya sudah tak muda lagi. Setiap lagu dia bawakan sempurna tanpa cacat.

Di sisi lain, musisi 50 tahun itu pintar memainkan emosi pengunjung lewat lagu yang dibawakan. Lagu nuansa bahagia dan melankolis ia susun sedemikian rupa hingga membuat emosi pengunjung naik-turun. Dia juga tak lupa menyisipkan candaan yang berhasil mengocok perut penonton, begitu pun dengan gimmick di sela penampilan. Seperti ketika dia membawakan lagu I’m Alive (2002) dan Because You Loved Me (1996) tanpa jeda. Pada akhir lagu Because You Loved Me , dia meminta pengunjung bernyanyi bersama bagian akhir lagu tersebut. Deretan lagu soundtrack film pun dibawakan di atas panggung, seperti Beauty and The Beast (1991).

Foto: Okezone

Berganti kostum dengan gaun hitam bermotif, Celine Dion bernostalgia tentang pengalamannya yang beberapa kali diberikan kehormatan menyanyikan lagu untuk film. “Lagu itu (Beauty and the Beast ) saya nyanyikan dulu sekali, mungkin beberapa di antara kalian belum lahir. Setelah itu saya berkesempatan bernyanyi untuk film lain, film tentang sesuatu besar yang seharusnya mengambang, ya, Titanic,” kata Celine, yang disambut tawa penonton. Tak hanya itu, Celine pun menyanyikan lagu Ashes yang merupakan soundtrack Deadpool 2 . Dia pun berbagi cerita tentang perasaannya saat didapuk menyanyikan lagu tersebut.

“Pas pertama kali saya dengar, wow , ini bagus. Saya suka. Saya ingin menyanyikan lagu ini. Saya sangat tersentuh saat tema lagu ini diberikan kepada saya,” kata Celine. Gimmick menarik tersaji saat Celine menyanyikan lagu Falling Into You . Pada awal lagu dia sempat berdansa gaya Amerika Latin bersama seorang pedansa lakilaki. Seketika pedansa laki-laki itu membuka bagian bawah gaun sehingga pakaian itu menjadi blus tanpa lengan. Emosi bahagia pengunjung perlahan larut ketika Celine membawakan lagu bernuansa melankolis, seperti Pour Que Tu M’aimes Encore (1995), Recovering (2016), All by Myself (1996).

Di sela penampilan itu, dia sedikit berbagai kisah mengenai asal usul lagu Recovering yang begitu menyentuh penonton malam itu bahwa seorang diva seperti Celine pun punya masalah jatuh-bangun dalam kehidupan keluarganya. Dia sempat memutuskan vakum dari dunia musik pada 1998 karena suaminya mengalami sakit kanker tenggorokan. Dan, pada 2002 dia kembali memutuskan kembali naik panggung, meski pada 2013 penyakit kanker yang menimpa suaminya datang lagi dan Celine pun menunjukkan komitmen menjadi pendamping yang setia bagi suaminya hingga sang suami meninggal dalam usia 73 tahun pada 2018. Celine pun harus mengurus sendiri ketiga anaknya; Charles, 17, serta anak kembarnya, Nelson dan Eddy, 8.

“Tahun 2016 masa tersulit karena saya kehilangan suami, Rene Angelil. Pink menuliskan saya lagu Recovering , lagu yang begitu indah dan merepresentasikan kekuatan dalam kondisi apa pun. Lagu ini menolong saya pada masa sulit. Semoga kalian juga bisa bangkit dari keterpurukan hidup,” kata Celine. Celine terlihat sangat terbawa emosi membawakan lagu Recovering . Raut sedih tampak pada wajahnya, bahkan matanya terlihat berkaca-kaca beberapa saat dan berjalan ke belakang panggung. Selepas itu, latar lagu My Heart Will Go On (1997) pun terdengar. Layar yang menjadi latar panggung menampilkan gambar gelombang air laut yang mengingatkan sejumlah adegan film Titanic (1997). Semakin lama suara itu semakin keras dan disambung oleh flute .

Sejumlah penonton pun sigap berjalan ke depan panggung untuk melihat Celine lebih dekat sehingga bibir panggung mendadak sangat padat. Mayoritas dari mereka mengabadikan momen tersebut. Lagu My Heart Will Go On menjadi penutup sempurna. Awalnya sempat ada kekhawatiran terhadap kondisi kesehatan Celine Dion karena dia telah membatalkan 14 konsernya di Las Vegas, Amerika Serikat, pada 27 Maret hingga 18 April 2018 karena harus menjalani operasi telinga. Untuk sampai di Indonesia, Celine membawa timnya sendiri, mulai pemain orkestra, penari latar, music director, creative designer, hingga koki pribadi dengan total 60 orang.

(abp)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini