Ramainya Kedai Bakmi Janda, Bukti "Sexiest Things' Masih Laku sebagai Alat Jualan

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Selasa 10 Juli 2018 18:14 WIB
https: img.okezone.com content 2018 07 10 298 1920514 ramainya-kedai-bakmi-janda-bukti-sexiest-things-masih-laku-sebagai-alat-jualan-OnvGJZWdG4.jpg Kedai Bakmie Janda yang viral (Foto:Ig/lalahikarucollection)

Kemudian, pria-pria seperti apa yang mendatangi tempat tersebut?

Mei coba menjelaskannya dengan konsep teori Maslow, di mana setiap individu memiliki tingkat kebutuhan tertentu, dari yang terendah sampai yang tertinggi, sehingga orang akan cenderung memuaskan apa yang menjadi kebutuhannya. Nah, kaitannya dengan Kedai Bakmi Janda ini adalah mungkin kebanyakan pria yang mendatangi kedai tersebut adalah pria-pria yang ingin memuaskan ‘kebutuhannya’.

Sementara itu, bagaimana dengan persepsi Kedai Bakmi Janda jual hal seksi? Lalu, apakah "sexiest things" masih berlaku di negara ini?

Mei memaparkan bahwa fakta di masyarakat menjelaskan hal ini masih laku dan hal seperti ini dicari oleh mereka yang mencari kesenangan atau untuk orang-orang yang belum terpuaskan ‘kebutuhannya’.

(Baca Juga: Fotonya Jadi Viral, Suami Ini Menangis saat Menyaksikan Istrinya Melahirkan)

Lalu mengapa perempuan berpotensi untuk dieksploitasi? Sebab, mau tidak mau berarti Kedai Bakmi Janda menjual keseksian perempuan

Mei menjawab, itu karena tubuh perempuan memiliki nilai ekonomis yang tinggi. Kembali, Mei menggunakan referensi dari Bungin (2006), di mana dijelaskan di sana figur perempuan cenderung dianggap sebagai sub-ordinat laki-laki, yaitu berupa ‘pelengkap’ dalam iklan.

Lebih lanjut, sensualitas perempuan dalam hal ini bukan saja didukung oleh kerelaan perempuan itu saja, namun juga karena kebutuhan kelas sosial itu sendiri. Sehingga, mau atau pun tidak, kehadiran perempuan dalam kelas sosial itu masih menjadi bagian dari refleksi realitas sosial masyarakatnya. "Bisa dikatakan, perempuan selalu menjadi subordinat kebudaayaan laki-laki. Saya rasa, pemiliki kedai memahami betul akan hal ini," tegasnya

(ndr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini