nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kisah Pria Australia yang Mengoleksi 1.000 Kain Wastra Nusantara

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Rabu 11 Juli 2018 11:09 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 07 11 194 1920740 kisah-pria-australia-yang-mengoleksi-1-000-kain-wastra-nusantara-46bp1HuAVs.jpg Dr. John Yu berfoto di depan kain koleksinya (Foto: Ardi/Okezone)

SEJARAH bisa dipelajari melalui banyak hal, salah satu lewat pameran. Begitu juga yang bisa Anda dapatkan di pameran kain wastra Nusantara di Museum Tekstil Jakarta.

Acara ini merupakan bentuk apresiasi dan kecintaan seorang kolektor asal Australia pada kain-kain Indonesia, khususnya pada kain Bali. Sebanyak 62 koleksi kain dari berbagai wilayah di Indonesia ditampilkan di sini dan itu semua merupakan koleksi dari Dr. John Yu AC dan Dr. George Soutter AM yang mana mereka adalah warga Australia.

 

"Tekstil Indonesia merupakan salah satu karya terbaik di dunia, karena tak hanya cantik, kain-kain Indonesia memiliki makna dan sejarahnya sendiri untuk wilayah pengrajin. Kecintaan saya pada kain-kain tersebut yang akhirnya membuat saya mau mengumpulkan semua kain Nusantara dan acara ini merupakan bentuk kecintaan saya pada negara ini," papar Kolektor Dr. John Yu saat ditemui di Museum Tekstil Jakarta, Selasa, 10 Juli 2018.

 (Baca Juga:Jangan Buang Kaus Kaki Bekas, Manfaatnya Bisa Pengganti Shower Puff)

Dr. Yu melanjutkan, acara ini juga diharapkan bisa menjadi referensi bagi sejarah Indonesia di mana banyak sekali kain Nusantara yang perlu dikenali dan perlu adanya dukungan untuk terus mengupayakan keberlangsungan penciptaan kain nusantara.

 

"Saya sudah sekitar 30 tahun menjelajah Indonesia untuk menemukan kain-kainnya. Tapi, sampai sekarang, saya merasa waktu tersebut belum cukup untuk bisa mengumpulkan semua wastra Nusantara. Kalian, bangsa Indonesia, mesti bangga akan hal ini. Negara kalian sangat kaya," ungkap Dr. Yu.

Perlu Anda ketahui, sampai sekarang, Dr. Yu masih terus berusaha mencari kain Nusantara. Dia sendiri sudah mengumpulkan sekitar 1.000 kain yang tersebar di beberapa wilayah, seperti Bali, Jawa, Lombok, Sulawesi, dan bagian Timur Indonesia. Namun Dr. Yu belum mencari kain di Sumatera karena belum ada kesempatan ke sana.

 (Baca Juga:Sangat Kental Warna Hijau, Meghan Markle Kenakan Dress Warna Ini saat Kunjungi Irlandia)

Bicara mengenai pameran ini, ada hal menarik yang bisa Anda lihat, yaitu dipajangnya kain pertama yang membuat Dr. Yu mencintai kain Nusantara. Kain tersebut adalah kain Savu (selendang). Dr Yu menceritakan dirinya mendapatkan kain tersebut di Sidney pada 1970-an.

 

"Saya sangat menyukai kain tersebut, baik warna, teknik pembuatan, pun juga motifnya. Karena kain Savu itu juga akhirnya saya memulai perjalanan mencari kain Nusantara," ceritanya.

Sementara itu, terkait dengan pameran 'Encounters with Bali' yang dilangsungkan di Museum Tekstile Jakarta mulai dari 11 Juli sampai 5 Agustus 2018, ternyata pameran ini bekerja sama dengan Mosman Art Gallery Sydney. Ada dua kurator yang terlibat di sini yaitu Katrina Cashman dan Dr. Siobhan Campbell. Tertarik mampir ke sini?

(tam)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini