nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Angka Stunting Tinggi, Menteri Yohana Yembise Sebut Gizi Buruk Harus Jadi Perhatian Bersama

Herman Amiruddin, Jurnalis · Rabu 11 Juli 2018 10:43 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 07 11 481 1920753 angka-stunting-tinggi-menteri-yohana-yembise-sebut-gizi-buruk-harus-jadi-perhatian-bersama-ymnmZCYqH5.jpg Ilustrasi (Foto: Bellybelly)

TINGGINYA angka gizi buruk yang menyebabkan anak gagal tumbuh masih berkisaran 8,8 juta di Indonesia.

Hal tersebut diungkapkan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Yohana Susana Yembise. Ia mengatakan ini sudah masuk program nasional bersama sesuai perintah dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) Republik Indonesia.

"Presiden memerintahkan seluruh kementerian terkait agar terlibat untuk menurunkan angka stunting atau gizi burukbanak tersebut," kata Yohana di Gedung Rektorat Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar, Selasa 10 Jul 2018.

Sebelumnya, kata dia, pihaknya sudah menggelar rapat terbatas bersama Presiden Jokowi. Membahas persoalan stunting lantaran merupakan ancaman utama di Indonesia.

"Karena itu semua elemen harus terlibat sebab tak hanya berpengaruh bagi pertumbuhan anak, tapi juga kerja otak anak," ungkapnya.

Ia menyebutkan bahwa Kementerian PPPA hanya mendampingi Kementerian Kesehatan.

Sebab kabinetnya menangani yang berhubungan dengan anak. Oleh karena itu untuk mengatasinya maka antar kementerian harus memperhatikan dan terlibat masalah gizi serta stunting.

Yohana

Kemudian mendampingi ibu sedang hamil, bagaimana dia mendapatkan makanan bergizi yang cukup.

“Dengan begitu bisa membantu persoalan stunting ini,” ucap Yohana.

Ia menyebutkan data salah satu provinsi yang masih menjadi perhatian stunting adalah Nusa Tenggara Timur (NTT) mencapai sekitar 57 persen dan Sulawesi Selatan kisaran 46 persen.

“NTT itu tertinggi nilai stuntingnya, dan harus menjadi perhatian pemerintah daerah,” tutur Yohana.

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini