nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Dianggap Eksploitasi, Pose Migrain Dikecam Warganet

Wikanto Arungbudoyo, Jurnalis · Kamis 12 Juli 2018 20:00 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 07 12 194 1921499 dianggap-eksploitasi-pose-migrain-dikecam-warganet-L5OFKxTYQt.jpg Kendaal Jenner berpose migrain (Foto: Instagram)

SEJUMLAH selebriti dan model papan atas Amerika Serikat (AS), ramai-ramai memajang foto di akun media sosial dengan pose migrain. Pose tersebut awalnya diperkenalkan oleh make-up artist asal Vietnam, Nam Vo.

Untuk berfoto dengan pose migrain, Anda hanya perlu menaruh satu atau dua tangan di bagian kepala sekitar pelipis. Nam Vo beralasan, pose tersebut membuat wajah terlihat kencang hingga tulang pipi nampak tegas. Bagi penggiat Instagram, pose tersebut layaknya facelift atau bedah kecantikan temporer.

 

Salah satu selebriti pertama yang mengadopsi pose migraine adalah Kylie Jenner. Perempuan berusia 20 tahun itu menggunakan gaya orang sakit kepala saat pemotretan untuk sampul majalah LOVE edisi Desember 2017. Kemudian ada pula nama seperti Gigi Hadid dan Kendall Jenner yang turut melakukannya.

 (Baca Juga:8 Foto Ini Buktikan WAGs Kroasia Asli Cantik dan Seksi)


Namun, tidak semua orang menyukai tren foto pose migrain. Unggahan Nam Vo yang mengenalkan istilah pose migrain lantas diserang oleh warganet yang mengklaim dirinya menderita migrain akut. Menurut warganet, pose tersebut tidaklah cantik atau fashionable.

 

“Ini menggangguku. Sekira 38 juta orang Amerika harus menderita migrain. Rasa sakit ini menghancurkan kualitas hidupku. #ItuTidakCantik,” tulis seorang warganet di kolom komentar, mengutip dari Fox News, Kamis (12/7/2018).

“Migrain bukan lelucon dan saya mengalaminya hampir setiap hari hingga terasa seperti berada di ruang kegelapan dengan rasa sakit yang tak terhingga. Ketika saya mengalami serangan migrain yang cukup parah, tentu saja wajah saya tidak seperti pose-pose tersebut,” tulis warganet lainnya.

 (Baca Juga: Pria Wajib Tahu, Ini Posisi Seks yang Paling Diinginkan Wanita)

Melihat respons negatif warganet, Nam Vo lantas menghapus tanda pagar itu dari fotonya dan mengunggah permintaan maaf lewat Instagram. Ia mengaku tidak bermaksud untuk menyerang atau menyakiti perasaan seseorang dengan tanda pagar atau pose migrain.

“Saya benar-benar tersentuh dengan cerita pribadi yang kalian bagikan. Saya menyukai kalian semua dan berharap dapat hidup sehat serta bahagia! Ini semua tentang cinta,” kata Nam Vo.

Kemarahan warganet bahkan berkembang menjadi sebuah petisi yang diterbitkan untuk lebih mengedukasi mengenai penyakit migrain. Petisi tersebut mengatakan, Nam Vo gagal menarik perhatian masyarakat luas akan migrain dengan pose tersebut. Alih-alih advokasi, pose tersebut justru dianggap mengeksploitasi mereka yang mengalami sakit kepala sebelah.

(tam)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini