Generasi Milenial Sudah Terpapar Obesitas Sejak Lahir, Kok Bisa?

Tiara Putri, Jurnalis · Kamis 12 Juli 2018 11:50 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 07 12 481 1921310 generasi-milenial-sudah-terpapar-obesitas-sejak-lahir-kok-bisa-HAD9PSgYCt.jpg Anak milenial sudah terpapar obesitas (Foto:Ist)

ANGKA obesitas atau kelebihan berat badan di masyarakat yang mengalami peningkatan mulai menjadi perhatian banyak pihak. Tak hanya pemerintah, kini sudah mulai banyak lembaga, perusahaan, dan organisasi yang membuat gerakan agar masyarakat hidup sehat.

Hal itu tentunya merupakan langkah yang bagus karena banyak masalah kesehatan yang disebabkan oleh obesitas. Sebut saja meningkatkan risiko diabetes, serangan jantung, stroke, penyakit jantung lainnya, dan kanker. Di sisi lain, meskipun kesadaran untuk hidup sehat mulai tumbuh, ada kebiasaan-kebiasaan yang tanpa sadar membuat seseorang mengalami kelebihan berat badan.

BACA JUGA:

(Baca Juga: 8 Foto Ini Buktikan WAGs Kroasia Asli Cantik dan Seksi)

(Baca Juga: Pria Wajib Tahu, Ini Posisi Seks yang Paling Diinginkan Wanita)

Menurut penuturan seorang ahli nutrisi sekaligus Head of Health Committee Nutrifood, Moch Aldis Ruslialdi, SKM, CNWC sekarang ini lingkungan sudah tanpa sengaja membentuk seseorang menjadi obesitas. Salah satu pemicunya adalah konsumsi tinggi kalori, gula, garam, dan lemak, serta kurang aktivitas fisik. "Generasi milenial sejak pertama kali lahir sudah terpapar obesitas," ujarnya di sela-sela acara Media Gathering Nutribound 2018 kemarin.

Ditemui di kawasan Bogor, Jawa Barat, Aldis mengungkapkan bila ada hasil survei yang menunjukkan 40,7% orang mengonsumsi makanan tinggi lemak dan kolesterol lebih dari 1 kali sehari. Selain itu, 44% orang Indonesia senang makan di luar 1-3 kali seminggu. Mulai dari sekadar minum kopi hingga makan malam bersama keluarga. "Kebiasaan ini dapat menambah 43% kalori dari kebutuhan harian tubuh," imbuhnya.

Kebiasaan lain yang memicu konsumsi kalori berlebih adalah pemikiran yang salah tentang olahraga. "Di perkotaan sudah mulai ada kesadaran untuk hidup sehat, tren berolahrgaa juga semakin banyak. Tapi banyak yang berpikir olahraga untuk bisa menikmati makanan sebanyak-banyaknya," jelas Aldis.

Lebih lanjut dirinya menjelaskan bila mitos terbesar dalam hidup sehat saat ini adalah olahraga bisa membakar kalori yang didapatkan dari makanan. "Penelitian di Korea menunjukkan manusia cenderung underestimate dengan apa yang di makan dan overestimate dengan apa yang dilakukan," ujar Aldis. Padahal belum tentu olahraga yang dilakukan sesuai dengan kebutuhan untuk membakar kalori yang didapatkan dari makanan.

(ndr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini