nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kenapa Bayi Baru Lahir Lebih Sering Tidur dan Normalkah Kondisi Itu?

Agregasi Hellosehat.com, Jurnalis · Kamis 12 Juli 2018 17:02 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 07 12 481 1921504 kenapa-bayi-baru-lahir-lebih-sering-tidur-dan-normalkah-kondisi-itu-CTqv89Zwsk.jpg Ilustrasi (Shutterstock)

JAKARTA - Tidak ada momen yang lebih membahagiakan bagi orangtua ketika akhirnya berkesempatan menghabiskan waktu bersama bayinya yang baru lahir. Anda mungkin sudah tidak sabar untuk menimangnya atau ngobrol dengannya. Namun, kok, si kecil malah tidur lama? Normalkah kalau bayi baru lahir tidur terus?

Berapa lama waktu tidur yang dibutuhkan bayi baru lahir?

Hampir seluruh waktu bayi dihabiskan untuk tidur selama ia masih dalam kandungan. “Kebiasaan” ini pun umumnya cenderung terbawa setelah ia lahir ke dunia. Durasi tidur bayi baru lahir pada umumnya berkisar antara 16-18 jam setiap hari, dilansir dari Mom Junction.

BACA JUGA: Berlibur ke Bahama, Model Instagram Ini Malah Digigit Hiu

Ilustrasi, ShutterstockFoto: Shutterstock

Apakah normal jika bayi baru lahir tidur terus?

Seperti yang telah dijelaskan di atas, lebih dari setengah waktu dalam sehari digunakan bayi hanya untuk tidur. Ini wajar dan tidak perlu dikhawatirkan. Ya. Meski tidak selalu, kebanyakan bayi yang baru lahir akan lebih sering tidur. National Sleep Foundation bahkan mengatakan bahwa waktu bagi bayi untuk “melek” dan terjaga hanya sekitar 3-6 jam dalam satu hari.

Terlebih, menurut Charles Shubin, seorang dokter anak di Mercy Family Care, bayi baru lahir belum mampu membedakan siang dan malam karena ritme sirkadian alias jam biologis tubuh bayi belum berkembang dengan baik, Itu artinya, bayi di masa-masa awal kehidupannya bisa tidur kapan saja tanpa sadar akan waktu. Ia hanya mengerti bahwa kapan pun merupakan waktu yang tepat untuk tidur.

Jadi, jangan khawatir ketika bayi baru lahir tidur terus. Kondisi ini bahkan bisa dibilang sebagai naluri alamiahnya.

Bayi baru lahir harus sering menyusu, maka akan lebih sering tertidur

Selain karena insting alaminya, bayi baru lahir bisa terus tertidur sepanjang hari karena harus sering menyusu. Bayi baru lahir biasanya menyusu setiap 2-3 jam, kurang lebih 8-12 kali per hari. Karena ukuran perut bayi masih mecil, mereka akan lebih cepat kenyang dan mengantuk. Tak heran, kombinasi rasa kenyang dan kantuk ini kemudian mudah membuat bayi tertidur, bahkan meski belum selesai disusui.

Yang penting untuk Anda perhatikan, bayi harus tetap mendapat asupan susu secara teratur sesuai kebutuhannya. Jangan sampai waktu tidurnya mengganggu jadwal makan hariannya.

Lantas, apa yang harus dilakukan bila bayi baru lahir tidur terus?

Kebiasaan tidur seharian ini akan berangsur menghilang seiring ia bertumbuh kembang. Ketika otak dan sistem saraf pusat bayi telah berkembang optimal, siklus tidur bayi juga akan semakin membaik dengan lebih banyak tidur di malam hari.

BACA JUGA: Dikerjai saat Tidur, Lihat Ada yang Keluar dari Mulut Perempuan Cantik Ini!

Ilustrasi, ShutterstockFoto: Shutterstock

Anda dan anggota keluarga pun bisa membantu si kecil dalam melewati prosesnya ini dengan cara menciptakan lingkungan yang tenang, sunyi, dan nyaman di malam hari dan membiarkan bayi lebih sering mendapat paparan sinar matahari pada siang hari.

Jika bayi baru lahir tidur terus sepanjang waktu disertai dengan kemunculan gejala-gejala lainnya atau perubahan yang aneh pada dirinya, segera konsultasikan ke dokter. Infeksi, penyakit kuning, dan berbagai masalah medis lainnya memang dapat membuat bayi lebih cepat mengantuk daripada biasanya.

(ris)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini