nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Tidak Mudah, Begini Tahapan Menjadi Vegetarian

Tiara Putri, Jurnalis · Jum'at 13 Juli 2018 01:15 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 07 12 481 1921505 tidak-mudah-begini-tahapan-menjadi-vegetarian-H0oMW7lZYH.jpg Tahapan menjadi vegetarian (Foto:Boldsky)

 

SEKARANG ini kesadaran untuk hidup sehat mulai memengaruhi pola makan. Tak sedikit yang pada akhirnya memilih untuk menjadi seorang vegetarian. Mereka biasanya hanya mengonsumsi sayur-sayuran, biji-bijan, buah-buahan, dan menghindari produk hewani seperti daging, telur, susu, serta produk olahan lainnya.

Namun, tidak semua orang bisa langsung menjadi vegetarian sejati. Bisanya dilakukan dengan cara perlahan dan menghilangkan kelompok makan tertentu. Contoh, pada orang semi vegetarian dirinya hanya berhenti mengonsumsi daging merah namun daging putih seperti ayam dan ikan masih dikonsumsi.

Lalu pada orang vegetarian lacto-ovo, mereka sudah menghindari daging, baik itu daging merah maupun putih, tapi masih konsumsi susu dan telur. Sedangkan pada orang lacto-vegetarian, mereka masih meminum susu. Terakhir barulah vegetarian sejati yang benar-benar tidak mengonsumsi produk hewani.

Tipe vegetarian pada tiap orang berbeda-beda, tergantung dengan kemampuannya. "Menjadi seorang vegetarian itu prosesnya lama dan tidak mudah karena menantang, ungkap ahli nutrisi Moch Aldis Ruslialdi, SKM, CNWC saat ditemui dalam sebuah acara di kawasan Bogor, Jawa Barat belum lama ini.

 

Menurutnya, ada dua hal yang perlu diperhatikan sebelum seseorang memutuskan untuk menjadi vegetarian. "Pertama, tahu risiko dan urgensi tubuh diri sendiri sanggup atau tidak. Kedua, konsultasi ke nutrisionis atau dokter gizi karena challenging," jelas Aldis.

Setelah menjadi vegetarian pun, masih ada aspek lain yang perlu menjadi fokus yaitu pemilihan jenis makanan dan kebutuhan nutrisi harian tubuh. Tak sedikit orang yang menganggap bila makan sayur sudah sehat padahal cara memasaknya masih digoreng atau menggunakan kadar garam, gula, dan lemak yang tinggi.

"Hal ini bisa memicu terjadinya hipertensi. Selain itu, vegetarian kebanyakan kekurangan protein karena secara makanan hewani lebih kaya protein. Maka jadi vegetarian makanannya harus lebih bervariasi yang mengandung banyak protein seperti spirulina, chia seeds, dan kacang kedelai," pungkas Aldis.

(ndr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini