nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Makanan-Makanan Ini Tidak Sesehat yang Dikira, Apa Saja?

Tiara Putri, Jurnalis · Kamis 12 Juli 2018 19:00 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 07 12 481 1921524 makanan-makanan-ini-tidak-sesehat-yang-dikira-apa-saja-S3H0FkHmRJ.jpg Terlalu banyak mayonaise pada salad juga kurang sehat (Foto: Youtube)

KESADARAN masyarakat yang mulai tumbuh untuk hidup sehat dimanfaatkan oleh segelintir orang. Tak bisa dipungkiri, kini banyak makanan yang dijual dan diklaim sebagai makanan sehat. Sebut saja smoothie bowl dengan taburan buah-buahan, rice bowl, hingga makanan organik.

Namun yang menjadi pertanyaan dan perlu diperhatikan adalah apakah makanan-makanan tersebut benar-benar sehat? Ahli nutrisi Moch Aldis Ruslialdi, SKM, CNWC memberikan jawabannya. "Ada beberapa makanan kandungan kalorinya lebih sedikit seperti kembang kol yang diblender, zuccini quinoa, brown rice, dan nasi merah yang sekarang banyak dikonsumsi untuk menggantikan nasi putih. Tapi ada juga yang menjebak seperti rice bowl," ungkapnya.

Ditemui dalam sebuah acara di kawasan Bogor, Jawa Barat, Aldis menuturkan bila banyak rice bowl yang hanya diisi oleh lauk pauk seperti daging, tepung-tepungan, dan salted egg. Jenis makanan itu tentu mengandung lebih banyak kalori dan memenuhi pedoman gizi seimbang karena tidak ada sayurnya. "Kalau pun ada paling hanya satu dua potong timun, itu tidak akan memenuhi," ujarnya.

Untuk menyiasatinya, Aldis menyarankan agar konsumsi salad sehabis makan atau buah-buahan. "Makan salad juga harus hati-hati dengan dressingnya. Kebanyakan mayones juga menambah jumlah lemak," imbuhnya.

Salad Mayonaise

Sementara itu, banyak pula sekarang ini yang memilih makanan organik walaupun harganya mahal. "Makanan organik itu sehat, tapi kenapa mahal, karena dari segi pembuatannya syaratnya banyak. Tanah tidak boleh pakai pupuk kimia, hewan tidak boleh dikasih hormon suplemen buatan, dan sayuran tidak boleh pakai pestisida. Tapi hati-hati, beberapa makanan organik mengandung garam, gula, dan lemak yang lebih banyak," jelasnya.

Sebut saja gula merah yang dianggap organik. Ternyata kandungan indeks glikemiknya juga tinggi sehingga bila dikonsumsi berlebihan dapat memicu masalah. "Kalau mau beli produk organik harus dibaca label nutrisinya," pungkas Aldis.

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini